Monday, December 24, 2012

Apakah Rukun Nikah?

Posted by Unknown at 1:13 AM 0 comments



 
















Rukun nikah dibahagikan kepada 5 iaitu,

1. Pengantin lelaki
Pangantin lelaki mestilah seorang Islam, baligh, berakal, tidak berada dalam ihram atau umrah, tidak dipaksa kahwin, tidak beristeri lebih dari 4 orang, lelaki yang tertentu dan perempuan yang ingin dikahwininya itu bukanlah mahramnya.

2. Pengantin perempuan
Pengantin perempuan mestilah seorang Islam, tidak berada dalam ihram haji atau umrah, bukan isteri kepada seseorang, tidak berada dalam iddah dan perempuan yang tertentu.

3. Akad (Ijab & Qabul)
Di antara syarat-syarat akad ialah lafaz yang digunakan mestilah lafaz khas yang membawa maksud nikah atau kahwin serta tidak diselangi dengan perkataan yang lain dari maksud nikah atau kahwin di antara ijab dan qabul. Tidak boleh diselangi dengan diam yang lama antara lafaz ijab dan qabul. Hendaklah bersamaan maksud antara lafaz ijab dan qabul. Lafaz ijab dan qabul tidak dikaitkan dengan sesuatu perkara serta tidak dibenarkan had atau tempoh masa bagi perkahwinan itu.

4. Wali
Syarat bagi wali ialah mestilah seorang Islam, baligh, berakal, merdeka bukan seorang hamba, seorang lelaki yang adil, tidak dipaksa, tidak berada dalam ihram haji atau umrah dan bukan seorang lelaki yang fasik.

5. Dua orang saksi
Syarat-syarat bagi saksi ialah mestilah beragama Islam, baligh, berakal, merdeka bukan seorang hamba, dapat mendengar dan melihat dengan baik, tidak pelupa atau nyanyuk, memahami bahasa yang digunakan semasa lafaz ijab dan qabul dan tidak terkena atasnya menjadi wali.

Posted by Unknown at 1:12 AM 0 comments

Adab dan Etika Hubungan suami-isteri



Dalam hadis yang bersumber dari Abu Said Al-Khudri, Rasulullah saw pernah berwasiat kepada menantunya Ali bin Abi Thalib (sa):
“Wahai Ali, jika isterimu memasuki rumahmu, hendaknya melepaskan sandalnya ketika ia duduk, membasuh kedua kakinya, menyiramkan air dimulai dari pintu rumahmu sampai ke sekeliling rumahmu. Karena, dengan hal ini Allah mengeluarkan dari rumahmu 70.000 macam kefakiran dan memasukkan ke dalamnya 70.000 macam kekayaan, 70.000 macam keberkahan, menurunkan kepadamu 70.000 macam rahmat yang meliputi isterimu, sehingga rumahmu diliputi oleh keberkahan dan isterimu diselamatkan dari berbagai macam penyakit selama ia berada di rumahmu.
Cegahlah isterimu (selama seminggu dari awal perkawinan) minum susu dan cuka, makan Kuzbarah (sejenis rempah-rempah, ketumbar) dan apel yang asam. Ali bertanya: Ya Rasulallah, mengapa ia dilarang dari empat hal tersebut? Rasulullah saw menjawab: Empat hal tersebut dapat menyebabkan isterimu mandul dan tidak membuahkan keturunan. Sementara tikar di rumahmu lebih baik dari perempuan yang mandul. Kemudian Ali (sa) bertanya: Ya Rasulallah, mengapa ia tidak boleh minum cuka? Rasulullah saw menjawab: Cuka dapat menyebabkan tidak sempurna kesucian dari haidnya; Kuzbarah menyebabkan darah haid berakibat negatif terhadap kandungannya dan mempersulit kelahiran; sedangkan apel yang asam dapat menyebabkan darah haid terputus sehingga menimbulkan penyakit baginya. Kemudian Rasulullah saw bersabda:
Pertama: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu pada awal bulan, tengah bulan, dan akhir bulan, karena hal itu mempercepat datangnya penyakit gila, kusta, dan kerusakan syaraf padanya dan keturunannya.
Kedua: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu sesudah Zhuhur, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan jiwa anak mudah goncang, dan setan sangat menyukai manusia yang jiwanya goncang.
Ketiga: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu sambil berbicara, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan kebisuan. Dan janganlah seorang suami melihat kemaluan isterinya, hendaknya memejamkan mata ketika berhubungan, karena melihat kemaluan dapat menyebabkan kebutaan pada anak.
Keempat: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu dengan dorongan syahwat pada wanita lain (membayangkan perempuan lain), karena (bila dikaruniai anak) dikhawatirkan memiliki sikap seperti wanita itu dan memiliki gangguan kejiwaan.
Kelima: Wahai Ali, barangsiapa yang bercumbu dengan isterinya di tempat tidur janganlah sambil membaca Al-Qur’an, karena aku khawatir turun api dari langit lalu membakar keduanya.
Keenam: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu dalam keadaan telanjang bulat, juga isterimu, karena khawatir tidak tercipta keseimbangan syahwat, yang akhirnya menimbulkan percekcokan di antara kalian berdua, kemudian menyebabkan perceraian.
Ketujuh: Wahai Ali, janganlah menggauli isterimu dalam keadaan berdiri, karena hal itu merupakan bagian dari prilaku anak keledai, dan (bila dianugrahi anak) ia suka ngencing di tempat tidur seperti anak keledai ngencing di sembarangan tempat.
Kedelapan: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam ‘Idul Fitri, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan anak memiliki banyak keburukan.
Kesembilan: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam ‘Idul Adhha, karena (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan jari-jarinya tidak sempurna, enam atau empat jari-jari.
Kesepuluh: wahai Ali, jangan menggauli isterimu di bawah pohon yang berbuah, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang penyambuk atau pembunuh atau tukang sihir.
Kesebelas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di bawah langsung sinar matahari kecuali tertutup oleh tirai, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan kesengsaraan dan kefakiran sampai ia meninggal.
Kedua belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di antara adzan dan iqamah, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia suka melakukan pertumpahan darah.
Ketiga belas: Wahai Ali, jika isterimu hamil, janganlah menggaulinya kecuali kamu dalam keadaan berwudhu’, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia buta hatinya dan bakhil tangannya.
Keempat belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam Nisfu Sya’ban, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan tidak bagus biologisnya, bertompel pada kulit dan wajahnya.
Kelima belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada akhir bulan bila sisa darinya dua hari (hari mahaq), karena hal itu (bila anugrahi anak) dapat menyebabkan ia suka bekerjasama dan menolong orang yang zalim, dan menjadi perusak persatuan kaum muslimin.
Keenam belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di atas dak bangunan ( yang tidak beratap), karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang munafik, riya’, dan ahli bi’ah.
Ketujuh belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu ketika hendak melakukan perjalanan (bermusafir), jangan menggaulinya pada malam itu, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia suka membelanjakan harta di jalan yang tidak benar (pemboros). Kemudian Rasulullah saw membacakan firman Allah swt:
إِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْا إِخْوَانَ الشَّيَاطِيْنَ.
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan.” (Al-Isra’: 27).
Kedelapan belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu jika kamu hendak bermusafir 3 hari 3 malam, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi penolong orang yang zalim.
Kesembilan belas: Wahai Ali, gauilah isterimu pada malam senin, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia menjadi pemelihara Al-Qur’an, ridha terhadap pemberian Allah swt.
Kedua puluh: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Selasa, hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia dianugrahi syahadah setelah bersaksi “Sesungguhnya tiada tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah”, tidak disiksa oleh Allah bersama orang-orang yang musyrik, bau mulutnya harum, hatinya penyayang, tangannya dermawan, dan lisannya suci dari ghibah dan dusta.
Kedua puluh satu: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Kamis, hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi ahli hukum dan orang yang ‘alim.
Kedua puluh dua: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada hari Kamis setelah matahari tergelincir, hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia tidak didekati setan sampai berubah rambutnya, menjadi orang yang mudah paham, dan dianugrahi oleh Allah Azza wa Jalla keselamatan dalam agama dan di dunia.
Kedua puluh tiga: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Jum’at, hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang orator. Jika kamu menggauli isterimu pada hari Jum’at setelah Ashar, (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang terkenal, termasyhur dan ‘alim. Jika kamu menggauli isterimu pada malam Jum’at sesudah ‘Isya’, maka diharapkan kamu memiliki anak yang menjadi penerus, insya Allah.
Kedua puluh empat: Wahai Ali, jangan gauli isterimu pada awal waktu malam, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang tidak beriman, menjadi tukang sihir yang akibatnya buruk di dunia hingga di akhirat.
Kedua puluh lima: Wahai Ali, pegang teguhlah wasiatku ini sebagaimana aku memeliharanya dari Jibril (as). (Kitab Makarimul Akhlaq: 210-212)
Posted by Unknown at 1:11 AM 0 comments

Cara Mengelakkan Marah

Pertama, Istighfar (Astagfirullah hal azim). Lakukan beberapa kali.

Kedua, jika anda marah ketika anda berdiri, ambil posisi duduk supaya anda lebih ‘relax’.
Ketiga, fikirkan kebaikan orang tersebut, teliti kelemahan diri.
Keempat, berwuduk, marah itu datang daripada syaitan..syaitan itu dicipta dari api... oleh itu berwuduklah bagi menghilangkan sifat marah anda.
Selain itu, beliau juga memberikan beberapa panduan untuk memperolehi ketenangan dan kebahagiaan iaitu dengan mengambil ‘vitamin’ yang bermaksudberzikir, berdoa dan membaca Al-Quran. Dengan hati yang bersih dan sihat akan membawa pada pemikiran yang positif dan boleh mendorong pada kejayaan. Oleh itu. Kita sebagai manusia, tentu inginkan kejayaan dan kebahagian hidup.  Kata kunci bagi kejayaan adalah hati. Sayangi hati dengan sentiasa mencari ilmu dan didiklah hati dengan sentiasa mengingati-Nya.
"Carilah hatimu di tiga tempat..Temui hatimu ketika membaca Al-Quran…Tetapi jika tidak kau temui, carilah hatimu ketika mengerjakan solat…Jika tidak kau temui juga, carilah hatimu ketika duduk tafakkur mengingati mati..Jika kau tidak temui juga, maka berdoalah kepada Allah, pinta hati yang baru kerana hakikatnya pada ketika itu kau tidak mempunyai hati”-Imam Ghazali
Posted by Unknown at 1:10 AM 0 comments

12 Tips tenangkan jiwa

BETAPA mahalnya harga ketenangan jiwa. Banyak yang mengorbankan apa saja untuk mendapatkannya. Namun, ramai yang salah cara. Lihat saja orang sanggup menghabiskan berjam-jam tenggelam di tempat hiburan meneguk minuman keras.
Ada yang menghabiskan wang yang banyak bagi mendapatkan pil penenang, namun ketenangan yang dicari tidak kunjung tiba. Ba nyak perkara yang membuat seseorang berasa tertekan, kecewa dan kacau.
Pada peringkat ini, mereka yang menderita kerap melakukan tindakan di luar akal fikiran manusia. Namun, Islam memberikan ubat dan penawar merawat ketena ngan.
Berikut adalah langkah yang boleh dilakukan untuk mendapat ketenangan jiwa:

 
Membaca dan mendengarkan al-Quran
Suatu ketika seseorang datang kepada Ibnu Masud, salah seorang sahabat utama Rasulullah. Dia mengeluh: “Wahai Ibnu Masud, nasihatilah aku dan berilah ubat bagi jiwaku yang gelisah ini. Seharian hidupku penuh dengan perasaan tidak tenteram, jiwa gelisah dan fikiranku kusut. Makan tak enak, tidur pun tidak nyenyak.” Ibnu Masud menjawab: “Kalau penyakit itu yang menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat.
Pertama, tempat orang membaca al-Quran. Engkau baca al-Quran atau engkau dengar baik-baik orang yang membacanya. Kedua, engkau pergi ke majlis pengajian yang mengingatkan hatimu kepada Allah.
Ketiga, engkau cari waktu dan tempat yang sunyi. Di sana, engkau bertafakur mengabdikan diri kepada Allah. Nasihat sahabat Nabi itu segera dilaksanakan orang itu.
Apabila sampai di rumah, segera dia berwuduk kemudian diambilnya al-Quran dan dibacanya dengan penuh khusyuk. Selesai membaca, dia mendapati hatinya bertambah tenteram dan jiwanya tenang, fikirannya segar, hidupnya terasa baik kembali.
Padahal, dia baru melaksanakan satu daripada tiga nasihat yang disampaikan sahabat Rasulullah itu.


 
Menyayangi orang miskin
Rasulullah memerintahkan kepada Muslim yang punya kelebihan harta untuk memberikan perhatian kepada orang miskin.
Ternyata, sikap dermawan itu boleh mendatangkan ketenangan jiwa. Mengapa? Dalam sebuah hadis menjelaskan bahawa malaikat selalu mendoakan orang yang dermawan: “Setiap pagi hari dua malaikat senantiasa mendampingi setiap orang. Salah satunya mengucapkan doa: Ya Allah! Berikanlah balasan kepada orang yang berinfak. Dan malaikat yang kedua pun berdoa: Ya Allah! Berikanlah kepada orang yang kikir itu kebinasaan.”
Daripada hadis berkenaan dapat disimpulkan bahawa orang yang dermawan itu akan memperoleh dua balasan. Pertama, dia mendapat ganjaran atas apa yang diberikannya kepada orang lain.
Kedua, mendapatkan limpahan ketenangan jiwa dan belas kasihan daripada Allah.


 
Melihat orang yang di bawah, jangan lihat ke atas
Ketenangan jiwa akan diperoleh jika kita senantiasa bersyukur atas segala pemberian Allah meskipun tampak sedikit.
Rasa syukur itu akan muncul apabila kita senantiasa melihat orang yang keadaannya lebih rendah daripada kita, baik dalam hal kebendaan, kesihatan, rupa, pekerjaan dan pemikiran.
Betapa banyak di dunia ini orang yang kurang beruntung. Rasa syukur itu selain mendatangkan ketenangan jiwa, juga ganjaran daripada Allah.

 
Menjaga silaturahim
Manusia adalah makhluk yang perlu menjalinkan hubu ngan yang baik dengan manusia lain. Pelbagai keperluan hidup takkan mungkin boleh diraih tanpa adanya bantuan daripada orang lain.
Dalam hadis Rasulullah diperintahkan untuk tetap menjalin silaturahim sekalipun terhadap orang yang melakukan permusuhan kepada kita. Rasulullah bersabda bahawa silaturahim dapat memanjang kan umur dan mendatangkan rezeki.
Hubungan yang baik di dalam keluarga, mahupun dengan tetangga akan menciptakan ketenangan, kedamaian dan kemesraan. Hubungan yang baik itu juga akan meleraikan sifat dengki, buruk sangka, iri hati, besar diri dan sebagainya.


 
Banyak mengucapkan la hawla wa la quwwata illa billah
Sumber ketenangan jiwa yang hakiki bersumber daripada Allah. Oleh itu, hendaklah kita selalu menghadirkan Allah dalam segala keadaan, baik dalam keadaan senang ataupun susah.
Kuatnya hubungan kita de ngan Allah akan membuatkan jiwa seseorang itu menjadi kuat, tidak mudah goyah. Apabila kita lalai mengingati Allah, maka ia membuka peluang bagi syaitan mempengaruhi fikiran kita.


 
Mengatakan yang haq (benar) sekalipun pahit
Hidup ini harus dijaga agar senantiasa berada di atas jalan kebenaran. Kebenaran harus diperjuangkan.
Pelanggaran terhadap kebenaran akan mendatangkan kegelisahan. Ketenangan jiwa akan tercapai apabila kita tidak melanggar nilai kebenaran.
Sebaliknya, pelanggaran terhadap kebenaran akan berpengaruh terhadap ketenangan jiwa. Lihat saja orang yang kerap melakukan maksiat dalam hidupnya, mereka akan berasa gelisah walaupun nampak senang dan ceria.


 
Tidak ambil peduli terhadap celaan orang lain asalkan yang kita lakukan benar kerana Allah
Salah satu faktor yang membuat jiwa seseorang tidak tenang adalah kerana selalu mengikuti penilaian orang terhadap dirinya.
Seorang akan memiliki pendirian kuat jika berpegang kepada prinsip yang datang daripada Allah.


 
Tidak meminta kepada orang lain 
Tangan di atas (memberi) lebih mulia dari tangan di bawah adalah hadis Rasulullah yang merangsang setiap mukmin untuk hidup berdikari.Tidak bergantung dan meminta-minta kepada orang lain kerana orang yang berdikari jiwanya akan kuat dan sikapnya lebih berani dalam menghadapi kehidupan.
Sebaliknya, orang yang selalu meminta-minta menggambarkan jiwa yang lemah.


 
Menjauhi hutang
Dalam sebuah hadis, Rasulul lah dengan tegas mengatakan: “Janganlah engkau jadikan dirimu ketakutan setelah merasai ketenangan!” Sahabat berta nya: “Bagaimana boleh terjadi seperti itu! Sabdanya: Kerana hutang.” Begitulah kenyataan nya. Orang yang berhutang akan senantiasa dihantui ketakutan kerana dia dikejar-kejar untuk segera membayarnya.
Inilah salah satu faktor yang membuat ramai orang mengalami tekanan jiwa. Rasulullah juga mengatakan: “Hendaklah kamu jauhi hutang kerana hutang itu menjadi beban fikiran di malam hari dan rasa rendah diri di siang hari.”


 
Selalu berfikir positif
 Mengapa seseorang mudah berasa tertekan? Salah satu faktornya kerana dia selalu dibayangi fikiran negatif, selalu mencela dan menyesali kekurangan diri.
Padahal, kita diberikan Allah pelbagai kelebihan. Ubahlah fikiran negatif itu menjadi positif.
Ubahlah ungkapan keluh kesah yang membuat muka berkerut, badan lemas, ubahlah dengan ungkapan senang.
Bukankah di sebalik kesulitan dan kegagalan itu ada hikmah yang boleh jadi pengajaran?
Posted by Unknown at 1:09 AM 0 comments

PETUA-PETUA KAHWIN


Bagaimana mengekalkan perhubungan bahagia?  Apakah petuanya bagi suami untuk menambat hati isteri?
  • Sentiasa berdoa agar disayangi.
  • Apabila balik rumah, tegur dan sentuh isteri sebelum buat kerja lain.
  • Tunjukkan keprihatinan dengan bertanya secara khusus mengenai kegiatan isteri sepanjang hari.
  • Jadikan seorang pendengar yang baik kepada isteri .Jangan tergesa-gesa untuk menyelesai masalah isteri. Apa yang lebih penting adalah simpati.
  • Berikan masa sekurang-kurangnya 30 minit perhatian yang berkualiti terhadap isteri.
  • Berikan bunga, minyak wangi atau seumpamanya sebagai hadiah atau untuk memujuk ketika isteri sedang marah.
  • Tolong masak atau ajak makan di luar sekali sekala.
  • Beri pujian mengenai penampilan isteri (rambut, wajah, pakaian dan sebagainya).
  • Pujuk apabila isteri marah atau kecil hati.
  • Beri bantuan atau kerjasama setakat yang mampu.
  • Luangkan masa yang lebih agar tidak mendesak isteri untuk lebih cepat bergerak atau bertindak.
  • Jika lambat pulang, beritahu lebih awal atau telefon rumah.
  • Sekiranya isteri minta bantuan, nyatakan boleh atau tidak dengan tidak mengungkit atau banyak komen.
  • Jika anda perlu bersendirian untuk berfikir, beritahu bila anda akan pulang.
  • Apabila sudah sejuk, beritahu isteri apa yang mengganggu fikiran secara sopan. Jangan menyalahkan isteri.
  • Bila isteri bercakap, beri perhatian sepenuhnya.
  • Apabila keluar, tanya isteri kalau ada sesuatu yang ingin dipesan.
  • Beritahu bila kita ingin berehat atau tidur.
  • Peluk isteri dengan penuh kasih sayang sekurang-kurangnya empat kali sehari.
  • Telefon isteri dari tempat kerja untuk bertanya khabar, sekadar ingin memberitahu "AKU CINTA PADAMU ".
  • Ucapkan kata-kata sayang sekurang-kurangnya dua kali sehari.
  • Tolong kemaskan katil atau bilik tidur.
  • Ajak isteri berjalan-jalan tanpa anak-anak.
  • Cuba tunaikan apa yang isteri hajati.
  • Nyatakan anda merinduinya bila berjauhan.
  • Bawa pulang buah tangan, kuih kegemaran isteri sekali sekala.
  • Sentiasa lakukan ibadah bersama.
  • Jika keluar daerah,telefon isteri memberitahu nombor telefon tempat penginapan dan memberitahu anda sudah selamat sampai.
  • Sentiasa kemas dan wangi sebelum tidur bersama.
  • Urut belakang isteri sekali sekala.
  • Peluk dan belai isteri sekali sekala tanpa implikasi seksual.
  • Sabar dan tenang apabila mendengar cerita dan masalah isteri.
  • Pamerkan kasih sayang di khalayak ramai. Jangan abaikan isteri atau tinggalkannya jauh ketika berjalan.
  • Apabila keluar berjalan, elok berpegangan tangan untuk menunjukkan kemesraan.
  • Buatkan air minuman untuk isteri sekali sekala.
  • Ketika makan di luar, jangan harapkan isteri memilih tempat makan setiap masa.
  • Beri perhatian lebih kepada isteri daripada orang lain ketika di kalayak ramai.
  • Lebihkan isteri daripada anak-anak.
  • Bila isteri kurang sihat, beri perhatian sewajarnya. Manjakan isteri sepertimana dia memanjakan anda.
  • Seeloknya masuk tidur serentak.
  • Belai isteri sebelum pergi kerja.
  • Ucapkan terima kasih setiap khidmat yang isteri berikan.
  • Cari masa untuk berdua-duaan sekali sekala.
  • Lakukan riadah bersama isteri.
  • Pergi berkelah sekali sekala.
  • Tolong cuci atau jemur pakaian sekali sekala.
Posted by Unknown at 1:08 AM 0 comments

petua awet muda


















Apa yang perlu adalah mengenali cara-cara penjagaan yang betul bagi memiliki wajah yang cantik dan awet muda. Berikut langkah-langkah yang perlu diberi perhatian.

- Lindungi kulit daripada matahari

Pendedahan terhadap pancaran cahaya matahari menjadi antara faktor berlakunya proses penuaan. Anda perlu menggunakan krim perlindungan matahari setiap hari. Penggunaan krim perlindungan itu menghalang proses penuaan sekali gus bertindak ke atas prapenuaan.

- Elak merokok

Asap rokok secara tidak langsung mempercepatkan proses penuaan seseorang kerana asap tersebut akan menyerap kandungan oksigen pada kulit dan melambatkan pembentukan sel-sel baru sehingga membuatkan wajah kelihatan pucat serta mengundang garis-garis halus pada mata.

- Pencucian dalaman

Kebanyakan wanita tidak mengamalkan pencucian wajah sehingga bersih secara dalaman. Pencucian yang tidak bersih dipercayai akan mengundang kekeringan kulit dan kedutan. Anda tidak perlu menggunakan pencuci wajah yang mahal, sebaliknya pencuci biasa yang berbentuk krim boleh menanggalkan kekotoran apabila dikesat dengan kain kapas. Manakala, untuk kulit kering pula urut wajah dengan pencuci yang berminyak, biarkan selama beberapa minit dan cuci dengan air suam.

- Pelembapan dua kali ganda

Selain pelembapan seharian, anda juga boleh meningkatkan tahap pelembapan kulit sama ada menggunakan topeng muka atau menyapu krim pelembap mahupun krim malam dalam lapisan tebal pada seluruh wajah. Biarkan lapisan tebal itu selama lima hingga 10 minit dan lap dengan tisu.

- Aktifkan peredaran darah

Penggunaan skrab wajah dua kali seminggu dapat membantu melembutkan permukaan kulit. Skrab juga dapat mengaktifkan peredaran darah pada lapisan atas kulit. Dengan ini, ia membantu membentuk sel-sel baru pada wajah.

- Penggunaan bedak asas

Garis-garis halus dan kedutan dapat dihilangkan buat sementara waktu dengan penggunaan produk kosmetik yang sesuai. Misalnya, bedak asas, konselar dan bedak kompak atau bedak halus membantu menutup garis-garis tersebut.

- Kerap membelai wajah

Walaupun saban hari, anda menggunakan produk penjagaan kulit untuk memiliki kulit yang cantik tetapi rawatan wajah sebulan sekali amat membantu dalam menangani masalah kulit dan melambatkan proses penuaan. Gunakan rawatan wajah yang sesuai untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

- Pengendalian lembut

Ketika menggunakan produk penjagaan kulit atau solekan, anda perlu oles secara lembut supaya ia tidak merosakkan kulit wajah. Kulit sekeliling mata disifatkan lebih lembut berbanding di bahagian lain. Maka ia perlu dibelai secara lembut ketika menyapu krim pencuci atau krim mata. Semasa menyapu krim pada mata atau wajah, anda dinasihatkan menyapu krim tersebut menghala ke atas dan bukan ke bawah.

- Solekan yang sempurna

Beli produk kosmetik yang mengandungi perlindungan UV kerana bahan-bahan tersebut dapat melindungi kulit daripada pancaran matahari. Buat sedikit penyelidikan sebelum membeli produk kosmetik terutamanya pembayang mata, maskara dan pengalit mata.
Posted by Unknown at 1:07 AM 0 comments

10 PETANDA SI DIA JODOH ANDA

1. Gunakan seluruh pancaindera
Jodoh adalah perkara yang sudah ditetapkan oleh Tuhan yang maha esa. Tetapi bagaimana kita hendak mengetahui dia memang ditakdirkan untuk kita? Tuhan mengurniakan manusia telinga untuk mendengar, mata untuk melihat dan akal untuk berfikir. Jadi gunakan sebaik-baiknya bagi mengungkapkan rahsia cinta yang ditakdirkan. Dua manusia yang rasa mereka dapat hidup bersama dan memang dijodohkan pasti memiliki ikatan emosi, spiritual dan fizikal antara keduanya.
Apabila bersama, masing-masing dapat merasai kemanisan cinta dan saling memerlukan antara satu sama lain. Lalu gerak hati mengatakan, dialah insan yang ditakdirkan untuk bersama. Benarkah ia seperti yang diperkatakan? Berikut adalah 10 petanda yang menunjukkan dia adalah jodoh kita.
2. Bersahaja
Kekasih kita itu bersikap bersahaja dan tidak berlakon. Cuba perhatikan cara dia berpakaian, cara percakapan, cara ketawa serta cara makan dan minum. Adakah ia spontan dan tidak dikawal ataupun kelihatan pelik.
Kalau ia nampak kurang selesa dengan gayanya, sah dia sedang berlakon. Kadang-kadang, kita dapat mengesan yang dia sedang berlakon. Tetapi, apabila dia tampil bersahaja dan tidak dibuat-buat, maka dia adalah calon hidup kita yang sesuai. Jika tidak, dia mungkin bukan jodoh kita.

3. Senang bersama
Walaupun kita selalu bersamanya, tidak ada sedikit pun perasaan bosan, jemu ataupun tertekan pada diri kita. Semakin hari semakin sayang kepadanya. Kita sentiasa tenang, gembira dan dia menjadi pengubat kedukaan kita.
Dia juga merasainya. Rasa senang sekali apabila bersama. Apabila berjauhan, terasa sedikit tekanan dan rasa ingin berjumpa dengannya. Tidak kira siang ataupun malam, ketiadaannya terasa sedikit kehilangan.
4. Terima kita seadanya
Apapun kisah silam yang pernah kita lakukan, dia tidak ambil peduli. Mungkin dia tahu perpisahan dengan bekas kekasihnya sebelum ini kita yang mulakan.
Dia juga tidak mengambil kisah siapa kita sebelum ini. Yang penting, siapa kita sekarang. Biarpun dia tahu yang kita pernah mempunyai kekasih sebelumnya, dia tidak ambil hati langsung. Yang dia tahu, kita adalah miliknya kini.
Dia juga sedia berkongsi kisah silamnya. Tidak perlu menyimpan rahsia apabila dia sudah bersedia menjadi pasangan hidup kita.
5. Sentiasa jujur
Dia tidak kisah apa yang kita lakukan asalkan tidak menyalahi hukum hakam agama. Sikap jujur yang dipamerkan menarik hati kita. Kejujuran bukan perkara yang boleh dilakonkan. Kita dapat mengesyaki sesuatu apabila dia menipu kita.
Selagi kejujuran bertakhta di hatinya, kebahagiaan menjadi milik kita. Apabila berjauhan, kejujuran menjadi faktor paling penting bagi suatu hubungan.
Apabila dia tidak jujur, sukar baginya mengelak daripada berlaku curang kepada kita. Apabila dia jujur, semakin hangat lagi hubungan cinta kita. Kejujuran yang disulami dengan kesetiaan membuahkan percintaan yang sejati. Jadi, dialah sebaik-baik pilihan.

6. Percaya Mempercayai
Setiap orang mempunyai rahsia tersendiri. Adakalanya rahsia ini perlu dikongsi supaya dapat mengurangkan beban yang ditanggung.
Apabila kita mempunyai rahsia dan ingin memberitahu kekasih, adakah rahsia kita selamat di tangannya? Bagi mereka yang berjodoh, sifat saling percaya mempercayai antara satu sama lain timbul dari dalam hati nurani mereka.
Mereka rasa selamat apabila memberitahu rahsia-rahsia kepada kekasihnya berbanding rakan-rakan yang lain. Satu lagi, kita tidak berahsia apa pun kepadanya dan kita pasti rahsia kita selamat. Bukti cinta sejati adalah melalui kepercayaan dan kejujuran. Bahagialah individu yang memperoleh kedua-duanya.
7. Senang Bekerjasama
Bagi kita yang inginkan hubungan cinta berjaya dan kekal dalam jangka masa yang panjang, kita dan dia perlu saling bekerjasama melalui hidup ini. Kita dan kekasih perlu memberi kerjasama melakukan suatu perkara sama ada perkara remeh ataupun sukar.
Segala kerja yang dilakukan perlulah ikhlas bagi membantu pasangan dan meringankan tugas masing-masing. Perkara paling penting, kita dan dia dapat melalui semua ini dengan melakukannya bersama-sama.
Kita dan dia juga dapat melakukan semuanya tanpa memerlukan orang lain dan kita senang melakukannya bersama. Ini penting kerana ia mempengaruhi kehidupan kita pada masa hadapan.
Jika tiada kerjasama, sukar bagi kita hidup bersamanya. Ini kerana, kita yang memikul beban tanggungjawab seratus peratus. Bukankah ini menyusahkan?
8. Memahami diri kita
Bagi pasangan yang berjodoh, dia mestilah memahami diri pasangannya. Semasa kita sakit dia bawa ke klinik. Semasa kita berduka, dia menjadi penghibur. Apabila kita mengalami kesusahan, dia menjadi pembantu. Di kala kita sedang berleter, dia menjadi pendengar.
Dia selalu bersama kita dalam sebarang situasi. Tidak kira kita sedang gembira ataupun berduka, dia sentiasa ada untuk kita.
Dia juga bersedia mengalami pasang surut dalam percintaan. Kata orang, ‘lidah sendiri lagikan tergigit, inikan pula suami isteri’. Pepatah ini juga sesuai bagi pasangan kekasih.
Apabila dia sentiasa bersama kita melalui hidup ini di kala suka dan duka, di saat senang dan susah, dialah calon yang sesuai menjadi pasangan hidup kita.
9. Tampilkan kelemahan
Tiada siapa yang sempurna di dunia. Tipulah jika ada orang yang mengaku dia insan yang sempurna daripada segala sudut.
Pasti di kalangan kita memiliki kelemahan dan keburukan tertentu. Bagi dia yang bersedia menjadi teman hidup kita, dia tidak terlalu menyimpan rahsia kelemahannya dan bersedia memberitahu kita.
Sudah tentu bukan senang untuk memberitahu dan mengakui kelemahan di hadapan kekasihnya. Malah, dia tidak segan mempamerkan keburukannya kepada kita.
Misalnya, apabila dia bangun tidur ataupun sakit dan tidak mandi dua hari, dia tidak menghalang kita daripada melawatnya. Apabila kita dan dia saling menerima kelemahan dan sifat buruk masing-masing, memang ditakdirkan kita hidup bersamanya.
10. Kata hati
Dengarlah kata hati. Kadangkala, manusia dikurniakan Tuhan deria keenam yang dapat mengetahui dan memahami perasaan pasangannya.
Dengan deria batin ini juga kita dapat saling tahu perasaan masing-masing. Kita dan dia juga dapat membaca fikiran antara satu sama lain dan dapat menduga reaksi dan tindak balas pada situasi tertentu.
Apabila kita yakin dengan pilihan hidup kita, tanyalah sekali lagi. Adakah dia ditakdirkan untuk kita? Dengarlah kata hati dan buatlah pilihan. Serahlah segalanya pada ketentuan yang maha berkuasa.
Mimpi
Jodoh dan pertemuan semuanya di tangan Tuhan. Manusia hanya perancang di pentas dunia ini dan skripnya ditulis oleh yang maha esa. Adakalanya, dalam memainkan peranan sebagai pelakon, diberi petunjuk melalui mimpi.
Mimpi memang mainan tidur, tetapi apabila kita melakukan sembahyang Istikharah dan memohon supaya Tuhan memberikan petunjuk, insya-Allah dengan izinnya kita mendapat mimpi petunjuk. Jika dia pilihan kita, buatlah keputusan sebaiknya.
Jika tidak, tolaklah dia dengan baik. Semua yang kita lakukan ini adalah bagi mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia. Ingatlah, nikmat di dunia ini hanya sementara. Nikmat di akhirat adalah kekal selamanya.
Fikirkanlah. Adakah dia jodoh kita?
Manusia merancang, Allah menentukan.”



 
















Rukun nikah dibahagikan kepada 5 iaitu,

1. Pengantin lelaki
Pangantin lelaki mestilah seorang Islam, baligh, berakal, tidak berada dalam ihram atau umrah, tidak dipaksa kahwin, tidak beristeri lebih dari 4 orang, lelaki yang tertentu dan perempuan yang ingin dikahwininya itu bukanlah mahramnya.

2. Pengantin perempuan
Pengantin perempuan mestilah seorang Islam, tidak berada dalam ihram haji atau umrah, bukan isteri kepada seseorang, tidak berada dalam iddah dan perempuan yang tertentu.

3. Akad (Ijab & Qabul)
Di antara syarat-syarat akad ialah lafaz yang digunakan mestilah lafaz khas yang membawa maksud nikah atau kahwin serta tidak diselangi dengan perkataan yang lain dari maksud nikah atau kahwin di antara ijab dan qabul. Tidak boleh diselangi dengan diam yang lama antara lafaz ijab dan qabul. Hendaklah bersamaan maksud antara lafaz ijab dan qabul. Lafaz ijab dan qabul tidak dikaitkan dengan sesuatu perkara serta tidak dibenarkan had atau tempoh masa bagi perkahwinan itu.

4. Wali
Syarat bagi wali ialah mestilah seorang Islam, baligh, berakal, merdeka bukan seorang hamba, seorang lelaki yang adil, tidak dipaksa, tidak berada dalam ihram haji atau umrah dan bukan seorang lelaki yang fasik.

5. Dua orang saksi
Syarat-syarat bagi saksi ialah mestilah beragama Islam, baligh, berakal, merdeka bukan seorang hamba, dapat mendengar dan melihat dengan baik, tidak pelupa atau nyanyuk, memahami bahasa yang digunakan semasa lafaz ijab dan qabul dan tidak terkena atasnya menjadi wali.

Adab dan Etika Hubungan suami-isteri



Dalam hadis yang bersumber dari Abu Said Al-Khudri, Rasulullah saw pernah berwasiat kepada menantunya Ali bin Abi Thalib (sa):
“Wahai Ali, jika isterimu memasuki rumahmu, hendaknya melepaskan sandalnya ketika ia duduk, membasuh kedua kakinya, menyiramkan air dimulai dari pintu rumahmu sampai ke sekeliling rumahmu. Karena, dengan hal ini Allah mengeluarkan dari rumahmu 70.000 macam kefakiran dan memasukkan ke dalamnya 70.000 macam kekayaan, 70.000 macam keberkahan, menurunkan kepadamu 70.000 macam rahmat yang meliputi isterimu, sehingga rumahmu diliputi oleh keberkahan dan isterimu diselamatkan dari berbagai macam penyakit selama ia berada di rumahmu.
Cegahlah isterimu (selama seminggu dari awal perkawinan) minum susu dan cuka, makan Kuzbarah (sejenis rempah-rempah, ketumbar) dan apel yang asam. Ali bertanya: Ya Rasulallah, mengapa ia dilarang dari empat hal tersebut? Rasulullah saw menjawab: Empat hal tersebut dapat menyebabkan isterimu mandul dan tidak membuahkan keturunan. Sementara tikar di rumahmu lebih baik dari perempuan yang mandul. Kemudian Ali (sa) bertanya: Ya Rasulallah, mengapa ia tidak boleh minum cuka? Rasulullah saw menjawab: Cuka dapat menyebabkan tidak sempurna kesucian dari haidnya; Kuzbarah menyebabkan darah haid berakibat negatif terhadap kandungannya dan mempersulit kelahiran; sedangkan apel yang asam dapat menyebabkan darah haid terputus sehingga menimbulkan penyakit baginya. Kemudian Rasulullah saw bersabda:
Pertama: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu pada awal bulan, tengah bulan, dan akhir bulan, karena hal itu mempercepat datangnya penyakit gila, kusta, dan kerusakan syaraf padanya dan keturunannya.
Kedua: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu sesudah Zhuhur, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan jiwa anak mudah goncang, dan setan sangat menyukai manusia yang jiwanya goncang.
Ketiga: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu sambil berbicara, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan kebisuan. Dan janganlah seorang suami melihat kemaluan isterinya, hendaknya memejamkan mata ketika berhubungan, karena melihat kemaluan dapat menyebabkan kebutaan pada anak.
Keempat: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu dengan dorongan syahwat pada wanita lain (membayangkan perempuan lain), karena (bila dikaruniai anak) dikhawatirkan memiliki sikap seperti wanita itu dan memiliki gangguan kejiwaan.
Kelima: Wahai Ali, barangsiapa yang bercumbu dengan isterinya di tempat tidur janganlah sambil membaca Al-Qur’an, karena aku khawatir turun api dari langit lalu membakar keduanya.
Keenam: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu dalam keadaan telanjang bulat, juga isterimu, karena khawatir tidak tercipta keseimbangan syahwat, yang akhirnya menimbulkan percekcokan di antara kalian berdua, kemudian menyebabkan perceraian.
Ketujuh: Wahai Ali, janganlah menggauli isterimu dalam keadaan berdiri, karena hal itu merupakan bagian dari prilaku anak keledai, dan (bila dianugrahi anak) ia suka ngencing di tempat tidur seperti anak keledai ngencing di sembarangan tempat.
Kedelapan: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam ‘Idul Fitri, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan anak memiliki banyak keburukan.
Kesembilan: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam ‘Idul Adhha, karena (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan jari-jarinya tidak sempurna, enam atau empat jari-jari.
Kesepuluh: wahai Ali, jangan menggauli isterimu di bawah pohon yang berbuah, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang penyambuk atau pembunuh atau tukang sihir.
Kesebelas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di bawah langsung sinar matahari kecuali tertutup oleh tirai, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan kesengsaraan dan kefakiran sampai ia meninggal.
Kedua belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di antara adzan dan iqamah, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia suka melakukan pertumpahan darah.
Ketiga belas: Wahai Ali, jika isterimu hamil, janganlah menggaulinya kecuali kamu dalam keadaan berwudhu’, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia buta hatinya dan bakhil tangannya.
Keempat belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam Nisfu Sya’ban, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan tidak bagus biologisnya, bertompel pada kulit dan wajahnya.
Kelima belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada akhir bulan bila sisa darinya dua hari (hari mahaq), karena hal itu (bila anugrahi anak) dapat menyebabkan ia suka bekerjasama dan menolong orang yang zalim, dan menjadi perusak persatuan kaum muslimin.
Keenam belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di atas dak bangunan ( yang tidak beratap), karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang munafik, riya’, dan ahli bi’ah.
Ketujuh belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu ketika hendak melakukan perjalanan (bermusafir), jangan menggaulinya pada malam itu, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia suka membelanjakan harta di jalan yang tidak benar (pemboros). Kemudian Rasulullah saw membacakan firman Allah swt:
إِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْا إِخْوَانَ الشَّيَاطِيْنَ.
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan.” (Al-Isra’: 27).
Kedelapan belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu jika kamu hendak bermusafir 3 hari 3 malam, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi penolong orang yang zalim.
Kesembilan belas: Wahai Ali, gauilah isterimu pada malam senin, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia menjadi pemelihara Al-Qur’an, ridha terhadap pemberian Allah swt.
Kedua puluh: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Selasa, hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia dianugrahi syahadah setelah bersaksi “Sesungguhnya tiada tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah”, tidak disiksa oleh Allah bersama orang-orang yang musyrik, bau mulutnya harum, hatinya penyayang, tangannya dermawan, dan lisannya suci dari ghibah dan dusta.
Kedua puluh satu: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Kamis, hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi ahli hukum dan orang yang ‘alim.
Kedua puluh dua: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada hari Kamis setelah matahari tergelincir, hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia tidak didekati setan sampai berubah rambutnya, menjadi orang yang mudah paham, dan dianugrahi oleh Allah Azza wa Jalla keselamatan dalam agama dan di dunia.
Kedua puluh tiga: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Jum’at, hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang orator. Jika kamu menggauli isterimu pada hari Jum’at setelah Ashar, (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang terkenal, termasyhur dan ‘alim. Jika kamu menggauli isterimu pada malam Jum’at sesudah ‘Isya’, maka diharapkan kamu memiliki anak yang menjadi penerus, insya Allah.
Kedua puluh empat: Wahai Ali, jangan gauli isterimu pada awal waktu malam, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang tidak beriman, menjadi tukang sihir yang akibatnya buruk di dunia hingga di akhirat.
Kedua puluh lima: Wahai Ali, pegang teguhlah wasiatku ini sebagaimana aku memeliharanya dari Jibril (as). (Kitab Makarimul Akhlaq: 210-212)

Cara Mengelakkan Marah

Pertama, Istighfar (Astagfirullah hal azim). Lakukan beberapa kali.

Kedua, jika anda marah ketika anda berdiri, ambil posisi duduk supaya anda lebih ‘relax’.
Ketiga, fikirkan kebaikan orang tersebut, teliti kelemahan diri.
Keempat, berwuduk, marah itu datang daripada syaitan..syaitan itu dicipta dari api... oleh itu berwuduklah bagi menghilangkan sifat marah anda.
Selain itu, beliau juga memberikan beberapa panduan untuk memperolehi ketenangan dan kebahagiaan iaitu dengan mengambil ‘vitamin’ yang bermaksudberzikir, berdoa dan membaca Al-Quran. Dengan hati yang bersih dan sihat akan membawa pada pemikiran yang positif dan boleh mendorong pada kejayaan. Oleh itu. Kita sebagai manusia, tentu inginkan kejayaan dan kebahagian hidup.  Kata kunci bagi kejayaan adalah hati. Sayangi hati dengan sentiasa mencari ilmu dan didiklah hati dengan sentiasa mengingati-Nya.
"Carilah hatimu di tiga tempat..Temui hatimu ketika membaca Al-Quran…Tetapi jika tidak kau temui, carilah hatimu ketika mengerjakan solat…Jika tidak kau temui juga, carilah hatimu ketika duduk tafakkur mengingati mati..Jika kau tidak temui juga, maka berdoalah kepada Allah, pinta hati yang baru kerana hakikatnya pada ketika itu kau tidak mempunyai hati”-Imam Ghazali

12 Tips tenangkan jiwa

BETAPA mahalnya harga ketenangan jiwa. Banyak yang mengorbankan apa saja untuk mendapatkannya. Namun, ramai yang salah cara. Lihat saja orang sanggup menghabiskan berjam-jam tenggelam di tempat hiburan meneguk minuman keras.
Ada yang menghabiskan wang yang banyak bagi mendapatkan pil penenang, namun ketenangan yang dicari tidak kunjung tiba. Ba nyak perkara yang membuat seseorang berasa tertekan, kecewa dan kacau.
Pada peringkat ini, mereka yang menderita kerap melakukan tindakan di luar akal fikiran manusia. Namun, Islam memberikan ubat dan penawar merawat ketena ngan.
Berikut adalah langkah yang boleh dilakukan untuk mendapat ketenangan jiwa:

 
Membaca dan mendengarkan al-Quran
Suatu ketika seseorang datang kepada Ibnu Masud, salah seorang sahabat utama Rasulullah. Dia mengeluh: “Wahai Ibnu Masud, nasihatilah aku dan berilah ubat bagi jiwaku yang gelisah ini. Seharian hidupku penuh dengan perasaan tidak tenteram, jiwa gelisah dan fikiranku kusut. Makan tak enak, tidur pun tidak nyenyak.” Ibnu Masud menjawab: “Kalau penyakit itu yang menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat.
Pertama, tempat orang membaca al-Quran. Engkau baca al-Quran atau engkau dengar baik-baik orang yang membacanya. Kedua, engkau pergi ke majlis pengajian yang mengingatkan hatimu kepada Allah.
Ketiga, engkau cari waktu dan tempat yang sunyi. Di sana, engkau bertafakur mengabdikan diri kepada Allah. Nasihat sahabat Nabi itu segera dilaksanakan orang itu.
Apabila sampai di rumah, segera dia berwuduk kemudian diambilnya al-Quran dan dibacanya dengan penuh khusyuk. Selesai membaca, dia mendapati hatinya bertambah tenteram dan jiwanya tenang, fikirannya segar, hidupnya terasa baik kembali.
Padahal, dia baru melaksanakan satu daripada tiga nasihat yang disampaikan sahabat Rasulullah itu.


 
Menyayangi orang miskin
Rasulullah memerintahkan kepada Muslim yang punya kelebihan harta untuk memberikan perhatian kepada orang miskin.
Ternyata, sikap dermawan itu boleh mendatangkan ketenangan jiwa. Mengapa? Dalam sebuah hadis menjelaskan bahawa malaikat selalu mendoakan orang yang dermawan: “Setiap pagi hari dua malaikat senantiasa mendampingi setiap orang. Salah satunya mengucapkan doa: Ya Allah! Berikanlah balasan kepada orang yang berinfak. Dan malaikat yang kedua pun berdoa: Ya Allah! Berikanlah kepada orang yang kikir itu kebinasaan.”
Daripada hadis berkenaan dapat disimpulkan bahawa orang yang dermawan itu akan memperoleh dua balasan. Pertama, dia mendapat ganjaran atas apa yang diberikannya kepada orang lain.
Kedua, mendapatkan limpahan ketenangan jiwa dan belas kasihan daripada Allah.


 
Melihat orang yang di bawah, jangan lihat ke atas
Ketenangan jiwa akan diperoleh jika kita senantiasa bersyukur atas segala pemberian Allah meskipun tampak sedikit.
Rasa syukur itu akan muncul apabila kita senantiasa melihat orang yang keadaannya lebih rendah daripada kita, baik dalam hal kebendaan, kesihatan, rupa, pekerjaan dan pemikiran.
Betapa banyak di dunia ini orang yang kurang beruntung. Rasa syukur itu selain mendatangkan ketenangan jiwa, juga ganjaran daripada Allah.

 
Menjaga silaturahim
Manusia adalah makhluk yang perlu menjalinkan hubu ngan yang baik dengan manusia lain. Pelbagai keperluan hidup takkan mungkin boleh diraih tanpa adanya bantuan daripada orang lain.
Dalam hadis Rasulullah diperintahkan untuk tetap menjalin silaturahim sekalipun terhadap orang yang melakukan permusuhan kepada kita. Rasulullah bersabda bahawa silaturahim dapat memanjang kan umur dan mendatangkan rezeki.
Hubungan yang baik di dalam keluarga, mahupun dengan tetangga akan menciptakan ketenangan, kedamaian dan kemesraan. Hubungan yang baik itu juga akan meleraikan sifat dengki, buruk sangka, iri hati, besar diri dan sebagainya.


 
Banyak mengucapkan la hawla wa la quwwata illa billah
Sumber ketenangan jiwa yang hakiki bersumber daripada Allah. Oleh itu, hendaklah kita selalu menghadirkan Allah dalam segala keadaan, baik dalam keadaan senang ataupun susah.
Kuatnya hubungan kita de ngan Allah akan membuatkan jiwa seseorang itu menjadi kuat, tidak mudah goyah. Apabila kita lalai mengingati Allah, maka ia membuka peluang bagi syaitan mempengaruhi fikiran kita.


 
Mengatakan yang haq (benar) sekalipun pahit
Hidup ini harus dijaga agar senantiasa berada di atas jalan kebenaran. Kebenaran harus diperjuangkan.
Pelanggaran terhadap kebenaran akan mendatangkan kegelisahan. Ketenangan jiwa akan tercapai apabila kita tidak melanggar nilai kebenaran.
Sebaliknya, pelanggaran terhadap kebenaran akan berpengaruh terhadap ketenangan jiwa. Lihat saja orang yang kerap melakukan maksiat dalam hidupnya, mereka akan berasa gelisah walaupun nampak senang dan ceria.


 
Tidak ambil peduli terhadap celaan orang lain asalkan yang kita lakukan benar kerana Allah
Salah satu faktor yang membuat jiwa seseorang tidak tenang adalah kerana selalu mengikuti penilaian orang terhadap dirinya.
Seorang akan memiliki pendirian kuat jika berpegang kepada prinsip yang datang daripada Allah.


 
Tidak meminta kepada orang lain 
Tangan di atas (memberi) lebih mulia dari tangan di bawah adalah hadis Rasulullah yang merangsang setiap mukmin untuk hidup berdikari.Tidak bergantung dan meminta-minta kepada orang lain kerana orang yang berdikari jiwanya akan kuat dan sikapnya lebih berani dalam menghadapi kehidupan.
Sebaliknya, orang yang selalu meminta-minta menggambarkan jiwa yang lemah.


 
Menjauhi hutang
Dalam sebuah hadis, Rasulul lah dengan tegas mengatakan: “Janganlah engkau jadikan dirimu ketakutan setelah merasai ketenangan!” Sahabat berta nya: “Bagaimana boleh terjadi seperti itu! Sabdanya: Kerana hutang.” Begitulah kenyataan nya. Orang yang berhutang akan senantiasa dihantui ketakutan kerana dia dikejar-kejar untuk segera membayarnya.
Inilah salah satu faktor yang membuat ramai orang mengalami tekanan jiwa. Rasulullah juga mengatakan: “Hendaklah kamu jauhi hutang kerana hutang itu menjadi beban fikiran di malam hari dan rasa rendah diri di siang hari.”


 
Selalu berfikir positif
 Mengapa seseorang mudah berasa tertekan? Salah satu faktornya kerana dia selalu dibayangi fikiran negatif, selalu mencela dan menyesali kekurangan diri.
Padahal, kita diberikan Allah pelbagai kelebihan. Ubahlah fikiran negatif itu menjadi positif.
Ubahlah ungkapan keluh kesah yang membuat muka berkerut, badan lemas, ubahlah dengan ungkapan senang.
Bukankah di sebalik kesulitan dan kegagalan itu ada hikmah yang boleh jadi pengajaran?

PETUA-PETUA KAHWIN


Bagaimana mengekalkan perhubungan bahagia?  Apakah petuanya bagi suami untuk menambat hati isteri?
  • Sentiasa berdoa agar disayangi.
  • Apabila balik rumah, tegur dan sentuh isteri sebelum buat kerja lain.
  • Tunjukkan keprihatinan dengan bertanya secara khusus mengenai kegiatan isteri sepanjang hari.
  • Jadikan seorang pendengar yang baik kepada isteri .Jangan tergesa-gesa untuk menyelesai masalah isteri. Apa yang lebih penting adalah simpati.
  • Berikan masa sekurang-kurangnya 30 minit perhatian yang berkualiti terhadap isteri.
  • Berikan bunga, minyak wangi atau seumpamanya sebagai hadiah atau untuk memujuk ketika isteri sedang marah.
  • Tolong masak atau ajak makan di luar sekali sekala.
  • Beri pujian mengenai penampilan isteri (rambut, wajah, pakaian dan sebagainya).
  • Pujuk apabila isteri marah atau kecil hati.
  • Beri bantuan atau kerjasama setakat yang mampu.
  • Luangkan masa yang lebih agar tidak mendesak isteri untuk lebih cepat bergerak atau bertindak.
  • Jika lambat pulang, beritahu lebih awal atau telefon rumah.
  • Sekiranya isteri minta bantuan, nyatakan boleh atau tidak dengan tidak mengungkit atau banyak komen.
  • Jika anda perlu bersendirian untuk berfikir, beritahu bila anda akan pulang.
  • Apabila sudah sejuk, beritahu isteri apa yang mengganggu fikiran secara sopan. Jangan menyalahkan isteri.
  • Bila isteri bercakap, beri perhatian sepenuhnya.
  • Apabila keluar, tanya isteri kalau ada sesuatu yang ingin dipesan.
  • Beritahu bila kita ingin berehat atau tidur.
  • Peluk isteri dengan penuh kasih sayang sekurang-kurangnya empat kali sehari.
  • Telefon isteri dari tempat kerja untuk bertanya khabar, sekadar ingin memberitahu "AKU CINTA PADAMU ".
  • Ucapkan kata-kata sayang sekurang-kurangnya dua kali sehari.
  • Tolong kemaskan katil atau bilik tidur.
  • Ajak isteri berjalan-jalan tanpa anak-anak.
  • Cuba tunaikan apa yang isteri hajati.
  • Nyatakan anda merinduinya bila berjauhan.
  • Bawa pulang buah tangan, kuih kegemaran isteri sekali sekala.
  • Sentiasa lakukan ibadah bersama.
  • Jika keluar daerah,telefon isteri memberitahu nombor telefon tempat penginapan dan memberitahu anda sudah selamat sampai.
  • Sentiasa kemas dan wangi sebelum tidur bersama.
  • Urut belakang isteri sekali sekala.
  • Peluk dan belai isteri sekali sekala tanpa implikasi seksual.
  • Sabar dan tenang apabila mendengar cerita dan masalah isteri.
  • Pamerkan kasih sayang di khalayak ramai. Jangan abaikan isteri atau tinggalkannya jauh ketika berjalan.
  • Apabila keluar berjalan, elok berpegangan tangan untuk menunjukkan kemesraan.
  • Buatkan air minuman untuk isteri sekali sekala.
  • Ketika makan di luar, jangan harapkan isteri memilih tempat makan setiap masa.
  • Beri perhatian lebih kepada isteri daripada orang lain ketika di kalayak ramai.
  • Lebihkan isteri daripada anak-anak.
  • Bila isteri kurang sihat, beri perhatian sewajarnya. Manjakan isteri sepertimana dia memanjakan anda.
  • Seeloknya masuk tidur serentak.
  • Belai isteri sebelum pergi kerja.
  • Ucapkan terima kasih setiap khidmat yang isteri berikan.
  • Cari masa untuk berdua-duaan sekali sekala.
  • Lakukan riadah bersama isteri.
  • Pergi berkelah sekali sekala.
  • Tolong cuci atau jemur pakaian sekali sekala.

petua awet muda


















Apa yang perlu adalah mengenali cara-cara penjagaan yang betul bagi memiliki wajah yang cantik dan awet muda. Berikut langkah-langkah yang perlu diberi perhatian.

- Lindungi kulit daripada matahari

Pendedahan terhadap pancaran cahaya matahari menjadi antara faktor berlakunya proses penuaan. Anda perlu menggunakan krim perlindungan matahari setiap hari. Penggunaan krim perlindungan itu menghalang proses penuaan sekali gus bertindak ke atas prapenuaan.

- Elak merokok

Asap rokok secara tidak langsung mempercepatkan proses penuaan seseorang kerana asap tersebut akan menyerap kandungan oksigen pada kulit dan melambatkan pembentukan sel-sel baru sehingga membuatkan wajah kelihatan pucat serta mengundang garis-garis halus pada mata.

- Pencucian dalaman

Kebanyakan wanita tidak mengamalkan pencucian wajah sehingga bersih secara dalaman. Pencucian yang tidak bersih dipercayai akan mengundang kekeringan kulit dan kedutan. Anda tidak perlu menggunakan pencuci wajah yang mahal, sebaliknya pencuci biasa yang berbentuk krim boleh menanggalkan kekotoran apabila dikesat dengan kain kapas. Manakala, untuk kulit kering pula urut wajah dengan pencuci yang berminyak, biarkan selama beberapa minit dan cuci dengan air suam.

- Pelembapan dua kali ganda

Selain pelembapan seharian, anda juga boleh meningkatkan tahap pelembapan kulit sama ada menggunakan topeng muka atau menyapu krim pelembap mahupun krim malam dalam lapisan tebal pada seluruh wajah. Biarkan lapisan tebal itu selama lima hingga 10 minit dan lap dengan tisu.

- Aktifkan peredaran darah

Penggunaan skrab wajah dua kali seminggu dapat membantu melembutkan permukaan kulit. Skrab juga dapat mengaktifkan peredaran darah pada lapisan atas kulit. Dengan ini, ia membantu membentuk sel-sel baru pada wajah.

- Penggunaan bedak asas

Garis-garis halus dan kedutan dapat dihilangkan buat sementara waktu dengan penggunaan produk kosmetik yang sesuai. Misalnya, bedak asas, konselar dan bedak kompak atau bedak halus membantu menutup garis-garis tersebut.

- Kerap membelai wajah

Walaupun saban hari, anda menggunakan produk penjagaan kulit untuk memiliki kulit yang cantik tetapi rawatan wajah sebulan sekali amat membantu dalam menangani masalah kulit dan melambatkan proses penuaan. Gunakan rawatan wajah yang sesuai untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

- Pengendalian lembut

Ketika menggunakan produk penjagaan kulit atau solekan, anda perlu oles secara lembut supaya ia tidak merosakkan kulit wajah. Kulit sekeliling mata disifatkan lebih lembut berbanding di bahagian lain. Maka ia perlu dibelai secara lembut ketika menyapu krim pencuci atau krim mata. Semasa menyapu krim pada mata atau wajah, anda dinasihatkan menyapu krim tersebut menghala ke atas dan bukan ke bawah.

- Solekan yang sempurna

Beli produk kosmetik yang mengandungi perlindungan UV kerana bahan-bahan tersebut dapat melindungi kulit daripada pancaran matahari. Buat sedikit penyelidikan sebelum membeli produk kosmetik terutamanya pembayang mata, maskara dan pengalit mata.

10 PETANDA SI DIA JODOH ANDA

1. Gunakan seluruh pancaindera
Jodoh adalah perkara yang sudah ditetapkan oleh Tuhan yang maha esa. Tetapi bagaimana kita hendak mengetahui dia memang ditakdirkan untuk kita? Tuhan mengurniakan manusia telinga untuk mendengar, mata untuk melihat dan akal untuk berfikir. Jadi gunakan sebaik-baiknya bagi mengungkapkan rahsia cinta yang ditakdirkan. Dua manusia yang rasa mereka dapat hidup bersama dan memang dijodohkan pasti memiliki ikatan emosi, spiritual dan fizikal antara keduanya.
Apabila bersama, masing-masing dapat merasai kemanisan cinta dan saling memerlukan antara satu sama lain. Lalu gerak hati mengatakan, dialah insan yang ditakdirkan untuk bersama. Benarkah ia seperti yang diperkatakan? Berikut adalah 10 petanda yang menunjukkan dia adalah jodoh kita.
2. Bersahaja
Kekasih kita itu bersikap bersahaja dan tidak berlakon. Cuba perhatikan cara dia berpakaian, cara percakapan, cara ketawa serta cara makan dan minum. Adakah ia spontan dan tidak dikawal ataupun kelihatan pelik.
Kalau ia nampak kurang selesa dengan gayanya, sah dia sedang berlakon. Kadang-kadang, kita dapat mengesan yang dia sedang berlakon. Tetapi, apabila dia tampil bersahaja dan tidak dibuat-buat, maka dia adalah calon hidup kita yang sesuai. Jika tidak, dia mungkin bukan jodoh kita.

3. Senang bersama
Walaupun kita selalu bersamanya, tidak ada sedikit pun perasaan bosan, jemu ataupun tertekan pada diri kita. Semakin hari semakin sayang kepadanya. Kita sentiasa tenang, gembira dan dia menjadi pengubat kedukaan kita.
Dia juga merasainya. Rasa senang sekali apabila bersama. Apabila berjauhan, terasa sedikit tekanan dan rasa ingin berjumpa dengannya. Tidak kira siang ataupun malam, ketiadaannya terasa sedikit kehilangan.
4. Terima kita seadanya
Apapun kisah silam yang pernah kita lakukan, dia tidak ambil peduli. Mungkin dia tahu perpisahan dengan bekas kekasihnya sebelum ini kita yang mulakan.
Dia juga tidak mengambil kisah siapa kita sebelum ini. Yang penting, siapa kita sekarang. Biarpun dia tahu yang kita pernah mempunyai kekasih sebelumnya, dia tidak ambil hati langsung. Yang dia tahu, kita adalah miliknya kini.
Dia juga sedia berkongsi kisah silamnya. Tidak perlu menyimpan rahsia apabila dia sudah bersedia menjadi pasangan hidup kita.
5. Sentiasa jujur
Dia tidak kisah apa yang kita lakukan asalkan tidak menyalahi hukum hakam agama. Sikap jujur yang dipamerkan menarik hati kita. Kejujuran bukan perkara yang boleh dilakonkan. Kita dapat mengesyaki sesuatu apabila dia menipu kita.
Selagi kejujuran bertakhta di hatinya, kebahagiaan menjadi milik kita. Apabila berjauhan, kejujuran menjadi faktor paling penting bagi suatu hubungan.
Apabila dia tidak jujur, sukar baginya mengelak daripada berlaku curang kepada kita. Apabila dia jujur, semakin hangat lagi hubungan cinta kita. Kejujuran yang disulami dengan kesetiaan membuahkan percintaan yang sejati. Jadi, dialah sebaik-baik pilihan.

6. Percaya Mempercayai
Setiap orang mempunyai rahsia tersendiri. Adakalanya rahsia ini perlu dikongsi supaya dapat mengurangkan beban yang ditanggung.
Apabila kita mempunyai rahsia dan ingin memberitahu kekasih, adakah rahsia kita selamat di tangannya? Bagi mereka yang berjodoh, sifat saling percaya mempercayai antara satu sama lain timbul dari dalam hati nurani mereka.
Mereka rasa selamat apabila memberitahu rahsia-rahsia kepada kekasihnya berbanding rakan-rakan yang lain. Satu lagi, kita tidak berahsia apa pun kepadanya dan kita pasti rahsia kita selamat. Bukti cinta sejati adalah melalui kepercayaan dan kejujuran. Bahagialah individu yang memperoleh kedua-duanya.
7. Senang Bekerjasama
Bagi kita yang inginkan hubungan cinta berjaya dan kekal dalam jangka masa yang panjang, kita dan dia perlu saling bekerjasama melalui hidup ini. Kita dan kekasih perlu memberi kerjasama melakukan suatu perkara sama ada perkara remeh ataupun sukar.
Segala kerja yang dilakukan perlulah ikhlas bagi membantu pasangan dan meringankan tugas masing-masing. Perkara paling penting, kita dan dia dapat melalui semua ini dengan melakukannya bersama-sama.
Kita dan dia juga dapat melakukan semuanya tanpa memerlukan orang lain dan kita senang melakukannya bersama. Ini penting kerana ia mempengaruhi kehidupan kita pada masa hadapan.
Jika tiada kerjasama, sukar bagi kita hidup bersamanya. Ini kerana, kita yang memikul beban tanggungjawab seratus peratus. Bukankah ini menyusahkan?
8. Memahami diri kita
Bagi pasangan yang berjodoh, dia mestilah memahami diri pasangannya. Semasa kita sakit dia bawa ke klinik. Semasa kita berduka, dia menjadi penghibur. Apabila kita mengalami kesusahan, dia menjadi pembantu. Di kala kita sedang berleter, dia menjadi pendengar.
Dia selalu bersama kita dalam sebarang situasi. Tidak kira kita sedang gembira ataupun berduka, dia sentiasa ada untuk kita.
Dia juga bersedia mengalami pasang surut dalam percintaan. Kata orang, ‘lidah sendiri lagikan tergigit, inikan pula suami isteri’. Pepatah ini juga sesuai bagi pasangan kekasih.
Apabila dia sentiasa bersama kita melalui hidup ini di kala suka dan duka, di saat senang dan susah, dialah calon yang sesuai menjadi pasangan hidup kita.
9. Tampilkan kelemahan
Tiada siapa yang sempurna di dunia. Tipulah jika ada orang yang mengaku dia insan yang sempurna daripada segala sudut.
Pasti di kalangan kita memiliki kelemahan dan keburukan tertentu. Bagi dia yang bersedia menjadi teman hidup kita, dia tidak terlalu menyimpan rahsia kelemahannya dan bersedia memberitahu kita.
Sudah tentu bukan senang untuk memberitahu dan mengakui kelemahan di hadapan kekasihnya. Malah, dia tidak segan mempamerkan keburukannya kepada kita.
Misalnya, apabila dia bangun tidur ataupun sakit dan tidak mandi dua hari, dia tidak menghalang kita daripada melawatnya. Apabila kita dan dia saling menerima kelemahan dan sifat buruk masing-masing, memang ditakdirkan kita hidup bersamanya.
10. Kata hati
Dengarlah kata hati. Kadangkala, manusia dikurniakan Tuhan deria keenam yang dapat mengetahui dan memahami perasaan pasangannya.
Dengan deria batin ini juga kita dapat saling tahu perasaan masing-masing. Kita dan dia juga dapat membaca fikiran antara satu sama lain dan dapat menduga reaksi dan tindak balas pada situasi tertentu.
Apabila kita yakin dengan pilihan hidup kita, tanyalah sekali lagi. Adakah dia ditakdirkan untuk kita? Dengarlah kata hati dan buatlah pilihan. Serahlah segalanya pada ketentuan yang maha berkuasa.
Mimpi
Jodoh dan pertemuan semuanya di tangan Tuhan. Manusia hanya perancang di pentas dunia ini dan skripnya ditulis oleh yang maha esa. Adakalanya, dalam memainkan peranan sebagai pelakon, diberi petunjuk melalui mimpi.
Mimpi memang mainan tidur, tetapi apabila kita melakukan sembahyang Istikharah dan memohon supaya Tuhan memberikan petunjuk, insya-Allah dengan izinnya kita mendapat mimpi petunjuk. Jika dia pilihan kita, buatlah keputusan sebaiknya.
Jika tidak, tolaklah dia dengan baik. Semua yang kita lakukan ini adalah bagi mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia. Ingatlah, nikmat di dunia ini hanya sementara. Nikmat di akhirat adalah kekal selamanya.
Fikirkanlah. Adakah dia jodoh kita?
Manusia merancang, Allah menentukan.”
 

Tengah Tepi Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez