Monday, December 24, 2012

Apakah Rukun Nikah?

Posted by Unknown at 1:13 AM 0 comments



 
















Rukun nikah dibahagikan kepada 5 iaitu,

1. Pengantin lelaki
Pangantin lelaki mestilah seorang Islam, baligh, berakal, tidak berada dalam ihram atau umrah, tidak dipaksa kahwin, tidak beristeri lebih dari 4 orang, lelaki yang tertentu dan perempuan yang ingin dikahwininya itu bukanlah mahramnya.

2. Pengantin perempuan
Pengantin perempuan mestilah seorang Islam, tidak berada dalam ihram haji atau umrah, bukan isteri kepada seseorang, tidak berada dalam iddah dan perempuan yang tertentu.

3. Akad (Ijab & Qabul)
Di antara syarat-syarat akad ialah lafaz yang digunakan mestilah lafaz khas yang membawa maksud nikah atau kahwin serta tidak diselangi dengan perkataan yang lain dari maksud nikah atau kahwin di antara ijab dan qabul. Tidak boleh diselangi dengan diam yang lama antara lafaz ijab dan qabul. Hendaklah bersamaan maksud antara lafaz ijab dan qabul. Lafaz ijab dan qabul tidak dikaitkan dengan sesuatu perkara serta tidak dibenarkan had atau tempoh masa bagi perkahwinan itu.

4. Wali
Syarat bagi wali ialah mestilah seorang Islam, baligh, berakal, merdeka bukan seorang hamba, seorang lelaki yang adil, tidak dipaksa, tidak berada dalam ihram haji atau umrah dan bukan seorang lelaki yang fasik.

5. Dua orang saksi
Syarat-syarat bagi saksi ialah mestilah beragama Islam, baligh, berakal, merdeka bukan seorang hamba, dapat mendengar dan melihat dengan baik, tidak pelupa atau nyanyuk, memahami bahasa yang digunakan semasa lafaz ijab dan qabul dan tidak terkena atasnya menjadi wali.

Posted by Unknown at 1:12 AM 0 comments

Adab dan Etika Hubungan suami-isteri



Dalam hadis yang bersumber dari Abu Said Al-Khudri, Rasulullah saw pernah berwasiat kepada menantunya Ali bin Abi Thalib (sa):
“Wahai Ali, jika isterimu memasuki rumahmu, hendaknya melepaskan sandalnya ketika ia duduk, membasuh kedua kakinya, menyiramkan air dimulai dari pintu rumahmu sampai ke sekeliling rumahmu. Karena, dengan hal ini Allah mengeluarkan dari rumahmu 70.000 macam kefakiran dan memasukkan ke dalamnya 70.000 macam kekayaan, 70.000 macam keberkahan, menurunkan kepadamu 70.000 macam rahmat yang meliputi isterimu, sehingga rumahmu diliputi oleh keberkahan dan isterimu diselamatkan dari berbagai macam penyakit selama ia berada di rumahmu.
Cegahlah isterimu (selama seminggu dari awal perkawinan) minum susu dan cuka, makan Kuzbarah (sejenis rempah-rempah, ketumbar) dan apel yang asam. Ali bertanya: Ya Rasulallah, mengapa ia dilarang dari empat hal tersebut? Rasulullah saw menjawab: Empat hal tersebut dapat menyebabkan isterimu mandul dan tidak membuahkan keturunan. Sementara tikar di rumahmu lebih baik dari perempuan yang mandul. Kemudian Ali (sa) bertanya: Ya Rasulallah, mengapa ia tidak boleh minum cuka? Rasulullah saw menjawab: Cuka dapat menyebabkan tidak sempurna kesucian dari haidnya; Kuzbarah menyebabkan darah haid berakibat negatif terhadap kandungannya dan mempersulit kelahiran; sedangkan apel yang asam dapat menyebabkan darah haid terputus sehingga menimbulkan penyakit baginya. Kemudian Rasulullah saw bersabda:
Pertama: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu pada awal bulan, tengah bulan, dan akhir bulan, karena hal itu mempercepat datangnya penyakit gila, kusta, dan kerusakan syaraf padanya dan keturunannya.
Kedua: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu sesudah Zhuhur, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan jiwa anak mudah goncang, dan setan sangat menyukai manusia yang jiwanya goncang.
Ketiga: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu sambil berbicara, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan kebisuan. Dan janganlah seorang suami melihat kemaluan isterinya, hendaknya memejamkan mata ketika berhubungan, karena melihat kemaluan dapat menyebabkan kebutaan pada anak.
Keempat: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu dengan dorongan syahwat pada wanita lain (membayangkan perempuan lain), karena (bila dikaruniai anak) dikhawatirkan memiliki sikap seperti wanita itu dan memiliki gangguan kejiwaan.
Kelima: Wahai Ali, barangsiapa yang bercumbu dengan isterinya di tempat tidur janganlah sambil membaca Al-Qur’an, karena aku khawatir turun api dari langit lalu membakar keduanya.
Keenam: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu dalam keadaan telanjang bulat, juga isterimu, karena khawatir tidak tercipta keseimbangan syahwat, yang akhirnya menimbulkan percekcokan di antara kalian berdua, kemudian menyebabkan perceraian.
Ketujuh: Wahai Ali, janganlah menggauli isterimu dalam keadaan berdiri, karena hal itu merupakan bagian dari prilaku anak keledai, dan (bila dianugrahi anak) ia suka ngencing di tempat tidur seperti anak keledai ngencing di sembarangan tempat.
Kedelapan: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam ‘Idul Fitri, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan anak memiliki banyak keburukan.
Kesembilan: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam ‘Idul Adhha, karena (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan jari-jarinya tidak sempurna, enam atau empat jari-jari.
Kesepuluh: wahai Ali, jangan menggauli isterimu di bawah pohon yang berbuah, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang penyambuk atau pembunuh atau tukang sihir.
Kesebelas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di bawah langsung sinar matahari kecuali tertutup oleh tirai, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan kesengsaraan dan kefakiran sampai ia meninggal.
Kedua belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di antara adzan dan iqamah, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia suka melakukan pertumpahan darah.
Ketiga belas: Wahai Ali, jika isterimu hamil, janganlah menggaulinya kecuali kamu dalam keadaan berwudhu’, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia buta hatinya dan bakhil tangannya.
Keempat belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam Nisfu Sya’ban, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan tidak bagus biologisnya, bertompel pada kulit dan wajahnya.
Kelima belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada akhir bulan bila sisa darinya dua hari (hari mahaq), karena hal itu (bila anugrahi anak) dapat menyebabkan ia suka bekerjasama dan menolong orang yang zalim, dan menjadi perusak persatuan kaum muslimin.
Keenam belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di atas dak bangunan ( yang tidak beratap), karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang munafik, riya’, dan ahli bi’ah.
Ketujuh belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu ketika hendak melakukan perjalanan (bermusafir), jangan menggaulinya pada malam itu, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia suka membelanjakan harta di jalan yang tidak benar (pemboros). Kemudian Rasulullah saw membacakan firman Allah swt:
إِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْا إِخْوَانَ الشَّيَاطِيْنَ.
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan.” (Al-Isra’: 27).
Kedelapan belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu jika kamu hendak bermusafir 3 hari 3 malam, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi penolong orang yang zalim.
Kesembilan belas: Wahai Ali, gauilah isterimu pada malam senin, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia menjadi pemelihara Al-Qur’an, ridha terhadap pemberian Allah swt.
Kedua puluh: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Selasa, hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia dianugrahi syahadah setelah bersaksi “Sesungguhnya tiada tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah”, tidak disiksa oleh Allah bersama orang-orang yang musyrik, bau mulutnya harum, hatinya penyayang, tangannya dermawan, dan lisannya suci dari ghibah dan dusta.
Kedua puluh satu: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Kamis, hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi ahli hukum dan orang yang ‘alim.
Kedua puluh dua: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada hari Kamis setelah matahari tergelincir, hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia tidak didekati setan sampai berubah rambutnya, menjadi orang yang mudah paham, dan dianugrahi oleh Allah Azza wa Jalla keselamatan dalam agama dan di dunia.
Kedua puluh tiga: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Jum’at, hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang orator. Jika kamu menggauli isterimu pada hari Jum’at setelah Ashar, (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang terkenal, termasyhur dan ‘alim. Jika kamu menggauli isterimu pada malam Jum’at sesudah ‘Isya’, maka diharapkan kamu memiliki anak yang menjadi penerus, insya Allah.
Kedua puluh empat: Wahai Ali, jangan gauli isterimu pada awal waktu malam, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang tidak beriman, menjadi tukang sihir yang akibatnya buruk di dunia hingga di akhirat.
Kedua puluh lima: Wahai Ali, pegang teguhlah wasiatku ini sebagaimana aku memeliharanya dari Jibril (as). (Kitab Makarimul Akhlaq: 210-212)
Posted by Unknown at 1:11 AM 0 comments

Cara Mengelakkan Marah

Pertama, Istighfar (Astagfirullah hal azim). Lakukan beberapa kali.

Kedua, jika anda marah ketika anda berdiri, ambil posisi duduk supaya anda lebih ‘relax’.
Ketiga, fikirkan kebaikan orang tersebut, teliti kelemahan diri.
Keempat, berwuduk, marah itu datang daripada syaitan..syaitan itu dicipta dari api... oleh itu berwuduklah bagi menghilangkan sifat marah anda.
Selain itu, beliau juga memberikan beberapa panduan untuk memperolehi ketenangan dan kebahagiaan iaitu dengan mengambil ‘vitamin’ yang bermaksudberzikir, berdoa dan membaca Al-Quran. Dengan hati yang bersih dan sihat akan membawa pada pemikiran yang positif dan boleh mendorong pada kejayaan. Oleh itu. Kita sebagai manusia, tentu inginkan kejayaan dan kebahagian hidup.  Kata kunci bagi kejayaan adalah hati. Sayangi hati dengan sentiasa mencari ilmu dan didiklah hati dengan sentiasa mengingati-Nya.
"Carilah hatimu di tiga tempat..Temui hatimu ketika membaca Al-Quran…Tetapi jika tidak kau temui, carilah hatimu ketika mengerjakan solat…Jika tidak kau temui juga, carilah hatimu ketika duduk tafakkur mengingati mati..Jika kau tidak temui juga, maka berdoalah kepada Allah, pinta hati yang baru kerana hakikatnya pada ketika itu kau tidak mempunyai hati”-Imam Ghazali
Posted by Unknown at 1:10 AM 0 comments

12 Tips tenangkan jiwa

BETAPA mahalnya harga ketenangan jiwa. Banyak yang mengorbankan apa saja untuk mendapatkannya. Namun, ramai yang salah cara. Lihat saja orang sanggup menghabiskan berjam-jam tenggelam di tempat hiburan meneguk minuman keras.
Ada yang menghabiskan wang yang banyak bagi mendapatkan pil penenang, namun ketenangan yang dicari tidak kunjung tiba. Ba nyak perkara yang membuat seseorang berasa tertekan, kecewa dan kacau.
Pada peringkat ini, mereka yang menderita kerap melakukan tindakan di luar akal fikiran manusia. Namun, Islam memberikan ubat dan penawar merawat ketena ngan.
Berikut adalah langkah yang boleh dilakukan untuk mendapat ketenangan jiwa:

 
Membaca dan mendengarkan al-Quran
Suatu ketika seseorang datang kepada Ibnu Masud, salah seorang sahabat utama Rasulullah. Dia mengeluh: “Wahai Ibnu Masud, nasihatilah aku dan berilah ubat bagi jiwaku yang gelisah ini. Seharian hidupku penuh dengan perasaan tidak tenteram, jiwa gelisah dan fikiranku kusut. Makan tak enak, tidur pun tidak nyenyak.” Ibnu Masud menjawab: “Kalau penyakit itu yang menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat.
Pertama, tempat orang membaca al-Quran. Engkau baca al-Quran atau engkau dengar baik-baik orang yang membacanya. Kedua, engkau pergi ke majlis pengajian yang mengingatkan hatimu kepada Allah.
Ketiga, engkau cari waktu dan tempat yang sunyi. Di sana, engkau bertafakur mengabdikan diri kepada Allah. Nasihat sahabat Nabi itu segera dilaksanakan orang itu.
Apabila sampai di rumah, segera dia berwuduk kemudian diambilnya al-Quran dan dibacanya dengan penuh khusyuk. Selesai membaca, dia mendapati hatinya bertambah tenteram dan jiwanya tenang, fikirannya segar, hidupnya terasa baik kembali.
Padahal, dia baru melaksanakan satu daripada tiga nasihat yang disampaikan sahabat Rasulullah itu.


 
Menyayangi orang miskin
Rasulullah memerintahkan kepada Muslim yang punya kelebihan harta untuk memberikan perhatian kepada orang miskin.
Ternyata, sikap dermawan itu boleh mendatangkan ketenangan jiwa. Mengapa? Dalam sebuah hadis menjelaskan bahawa malaikat selalu mendoakan orang yang dermawan: “Setiap pagi hari dua malaikat senantiasa mendampingi setiap orang. Salah satunya mengucapkan doa: Ya Allah! Berikanlah balasan kepada orang yang berinfak. Dan malaikat yang kedua pun berdoa: Ya Allah! Berikanlah kepada orang yang kikir itu kebinasaan.”
Daripada hadis berkenaan dapat disimpulkan bahawa orang yang dermawan itu akan memperoleh dua balasan. Pertama, dia mendapat ganjaran atas apa yang diberikannya kepada orang lain.
Kedua, mendapatkan limpahan ketenangan jiwa dan belas kasihan daripada Allah.


 
Melihat orang yang di bawah, jangan lihat ke atas
Ketenangan jiwa akan diperoleh jika kita senantiasa bersyukur atas segala pemberian Allah meskipun tampak sedikit.
Rasa syukur itu akan muncul apabila kita senantiasa melihat orang yang keadaannya lebih rendah daripada kita, baik dalam hal kebendaan, kesihatan, rupa, pekerjaan dan pemikiran.
Betapa banyak di dunia ini orang yang kurang beruntung. Rasa syukur itu selain mendatangkan ketenangan jiwa, juga ganjaran daripada Allah.

 
Menjaga silaturahim
Manusia adalah makhluk yang perlu menjalinkan hubu ngan yang baik dengan manusia lain. Pelbagai keperluan hidup takkan mungkin boleh diraih tanpa adanya bantuan daripada orang lain.
Dalam hadis Rasulullah diperintahkan untuk tetap menjalin silaturahim sekalipun terhadap orang yang melakukan permusuhan kepada kita. Rasulullah bersabda bahawa silaturahim dapat memanjang kan umur dan mendatangkan rezeki.
Hubungan yang baik di dalam keluarga, mahupun dengan tetangga akan menciptakan ketenangan, kedamaian dan kemesraan. Hubungan yang baik itu juga akan meleraikan sifat dengki, buruk sangka, iri hati, besar diri dan sebagainya.


 
Banyak mengucapkan la hawla wa la quwwata illa billah
Sumber ketenangan jiwa yang hakiki bersumber daripada Allah. Oleh itu, hendaklah kita selalu menghadirkan Allah dalam segala keadaan, baik dalam keadaan senang ataupun susah.
Kuatnya hubungan kita de ngan Allah akan membuatkan jiwa seseorang itu menjadi kuat, tidak mudah goyah. Apabila kita lalai mengingati Allah, maka ia membuka peluang bagi syaitan mempengaruhi fikiran kita.


 
Mengatakan yang haq (benar) sekalipun pahit
Hidup ini harus dijaga agar senantiasa berada di atas jalan kebenaran. Kebenaran harus diperjuangkan.
Pelanggaran terhadap kebenaran akan mendatangkan kegelisahan. Ketenangan jiwa akan tercapai apabila kita tidak melanggar nilai kebenaran.
Sebaliknya, pelanggaran terhadap kebenaran akan berpengaruh terhadap ketenangan jiwa. Lihat saja orang yang kerap melakukan maksiat dalam hidupnya, mereka akan berasa gelisah walaupun nampak senang dan ceria.


 
Tidak ambil peduli terhadap celaan orang lain asalkan yang kita lakukan benar kerana Allah
Salah satu faktor yang membuat jiwa seseorang tidak tenang adalah kerana selalu mengikuti penilaian orang terhadap dirinya.
Seorang akan memiliki pendirian kuat jika berpegang kepada prinsip yang datang daripada Allah.


 
Tidak meminta kepada orang lain 
Tangan di atas (memberi) lebih mulia dari tangan di bawah adalah hadis Rasulullah yang merangsang setiap mukmin untuk hidup berdikari.Tidak bergantung dan meminta-minta kepada orang lain kerana orang yang berdikari jiwanya akan kuat dan sikapnya lebih berani dalam menghadapi kehidupan.
Sebaliknya, orang yang selalu meminta-minta menggambarkan jiwa yang lemah.


 
Menjauhi hutang
Dalam sebuah hadis, Rasulul lah dengan tegas mengatakan: “Janganlah engkau jadikan dirimu ketakutan setelah merasai ketenangan!” Sahabat berta nya: “Bagaimana boleh terjadi seperti itu! Sabdanya: Kerana hutang.” Begitulah kenyataan nya. Orang yang berhutang akan senantiasa dihantui ketakutan kerana dia dikejar-kejar untuk segera membayarnya.
Inilah salah satu faktor yang membuat ramai orang mengalami tekanan jiwa. Rasulullah juga mengatakan: “Hendaklah kamu jauhi hutang kerana hutang itu menjadi beban fikiran di malam hari dan rasa rendah diri di siang hari.”


 
Selalu berfikir positif
 Mengapa seseorang mudah berasa tertekan? Salah satu faktornya kerana dia selalu dibayangi fikiran negatif, selalu mencela dan menyesali kekurangan diri.
Padahal, kita diberikan Allah pelbagai kelebihan. Ubahlah fikiran negatif itu menjadi positif.
Ubahlah ungkapan keluh kesah yang membuat muka berkerut, badan lemas, ubahlah dengan ungkapan senang.
Bukankah di sebalik kesulitan dan kegagalan itu ada hikmah yang boleh jadi pengajaran?
Posted by Unknown at 1:09 AM 0 comments

PETUA-PETUA KAHWIN


Bagaimana mengekalkan perhubungan bahagia?  Apakah petuanya bagi suami untuk menambat hati isteri?
  • Sentiasa berdoa agar disayangi.
  • Apabila balik rumah, tegur dan sentuh isteri sebelum buat kerja lain.
  • Tunjukkan keprihatinan dengan bertanya secara khusus mengenai kegiatan isteri sepanjang hari.
  • Jadikan seorang pendengar yang baik kepada isteri .Jangan tergesa-gesa untuk menyelesai masalah isteri. Apa yang lebih penting adalah simpati.
  • Berikan masa sekurang-kurangnya 30 minit perhatian yang berkualiti terhadap isteri.
  • Berikan bunga, minyak wangi atau seumpamanya sebagai hadiah atau untuk memujuk ketika isteri sedang marah.
  • Tolong masak atau ajak makan di luar sekali sekala.
  • Beri pujian mengenai penampilan isteri (rambut, wajah, pakaian dan sebagainya).
  • Pujuk apabila isteri marah atau kecil hati.
  • Beri bantuan atau kerjasama setakat yang mampu.
  • Luangkan masa yang lebih agar tidak mendesak isteri untuk lebih cepat bergerak atau bertindak.
  • Jika lambat pulang, beritahu lebih awal atau telefon rumah.
  • Sekiranya isteri minta bantuan, nyatakan boleh atau tidak dengan tidak mengungkit atau banyak komen.
  • Jika anda perlu bersendirian untuk berfikir, beritahu bila anda akan pulang.
  • Apabila sudah sejuk, beritahu isteri apa yang mengganggu fikiran secara sopan. Jangan menyalahkan isteri.
  • Bila isteri bercakap, beri perhatian sepenuhnya.
  • Apabila keluar, tanya isteri kalau ada sesuatu yang ingin dipesan.
  • Beritahu bila kita ingin berehat atau tidur.
  • Peluk isteri dengan penuh kasih sayang sekurang-kurangnya empat kali sehari.
  • Telefon isteri dari tempat kerja untuk bertanya khabar, sekadar ingin memberitahu "AKU CINTA PADAMU ".
  • Ucapkan kata-kata sayang sekurang-kurangnya dua kali sehari.
  • Tolong kemaskan katil atau bilik tidur.
  • Ajak isteri berjalan-jalan tanpa anak-anak.
  • Cuba tunaikan apa yang isteri hajati.
  • Nyatakan anda merinduinya bila berjauhan.
  • Bawa pulang buah tangan, kuih kegemaran isteri sekali sekala.
  • Sentiasa lakukan ibadah bersama.
  • Jika keluar daerah,telefon isteri memberitahu nombor telefon tempat penginapan dan memberitahu anda sudah selamat sampai.
  • Sentiasa kemas dan wangi sebelum tidur bersama.
  • Urut belakang isteri sekali sekala.
  • Peluk dan belai isteri sekali sekala tanpa implikasi seksual.
  • Sabar dan tenang apabila mendengar cerita dan masalah isteri.
  • Pamerkan kasih sayang di khalayak ramai. Jangan abaikan isteri atau tinggalkannya jauh ketika berjalan.
  • Apabila keluar berjalan, elok berpegangan tangan untuk menunjukkan kemesraan.
  • Buatkan air minuman untuk isteri sekali sekala.
  • Ketika makan di luar, jangan harapkan isteri memilih tempat makan setiap masa.
  • Beri perhatian lebih kepada isteri daripada orang lain ketika di kalayak ramai.
  • Lebihkan isteri daripada anak-anak.
  • Bila isteri kurang sihat, beri perhatian sewajarnya. Manjakan isteri sepertimana dia memanjakan anda.
  • Seeloknya masuk tidur serentak.
  • Belai isteri sebelum pergi kerja.
  • Ucapkan terima kasih setiap khidmat yang isteri berikan.
  • Cari masa untuk berdua-duaan sekali sekala.
  • Lakukan riadah bersama isteri.
  • Pergi berkelah sekali sekala.
  • Tolong cuci atau jemur pakaian sekali sekala.
Posted by Unknown at 1:08 AM 0 comments

petua awet muda


















Apa yang perlu adalah mengenali cara-cara penjagaan yang betul bagi memiliki wajah yang cantik dan awet muda. Berikut langkah-langkah yang perlu diberi perhatian.

- Lindungi kulit daripada matahari

Pendedahan terhadap pancaran cahaya matahari menjadi antara faktor berlakunya proses penuaan. Anda perlu menggunakan krim perlindungan matahari setiap hari. Penggunaan krim perlindungan itu menghalang proses penuaan sekali gus bertindak ke atas prapenuaan.

- Elak merokok

Asap rokok secara tidak langsung mempercepatkan proses penuaan seseorang kerana asap tersebut akan menyerap kandungan oksigen pada kulit dan melambatkan pembentukan sel-sel baru sehingga membuatkan wajah kelihatan pucat serta mengundang garis-garis halus pada mata.

- Pencucian dalaman

Kebanyakan wanita tidak mengamalkan pencucian wajah sehingga bersih secara dalaman. Pencucian yang tidak bersih dipercayai akan mengundang kekeringan kulit dan kedutan. Anda tidak perlu menggunakan pencuci wajah yang mahal, sebaliknya pencuci biasa yang berbentuk krim boleh menanggalkan kekotoran apabila dikesat dengan kain kapas. Manakala, untuk kulit kering pula urut wajah dengan pencuci yang berminyak, biarkan selama beberapa minit dan cuci dengan air suam.

- Pelembapan dua kali ganda

Selain pelembapan seharian, anda juga boleh meningkatkan tahap pelembapan kulit sama ada menggunakan topeng muka atau menyapu krim pelembap mahupun krim malam dalam lapisan tebal pada seluruh wajah. Biarkan lapisan tebal itu selama lima hingga 10 minit dan lap dengan tisu.

- Aktifkan peredaran darah

Penggunaan skrab wajah dua kali seminggu dapat membantu melembutkan permukaan kulit. Skrab juga dapat mengaktifkan peredaran darah pada lapisan atas kulit. Dengan ini, ia membantu membentuk sel-sel baru pada wajah.

- Penggunaan bedak asas

Garis-garis halus dan kedutan dapat dihilangkan buat sementara waktu dengan penggunaan produk kosmetik yang sesuai. Misalnya, bedak asas, konselar dan bedak kompak atau bedak halus membantu menutup garis-garis tersebut.

- Kerap membelai wajah

Walaupun saban hari, anda menggunakan produk penjagaan kulit untuk memiliki kulit yang cantik tetapi rawatan wajah sebulan sekali amat membantu dalam menangani masalah kulit dan melambatkan proses penuaan. Gunakan rawatan wajah yang sesuai untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

- Pengendalian lembut

Ketika menggunakan produk penjagaan kulit atau solekan, anda perlu oles secara lembut supaya ia tidak merosakkan kulit wajah. Kulit sekeliling mata disifatkan lebih lembut berbanding di bahagian lain. Maka ia perlu dibelai secara lembut ketika menyapu krim pencuci atau krim mata. Semasa menyapu krim pada mata atau wajah, anda dinasihatkan menyapu krim tersebut menghala ke atas dan bukan ke bawah.

- Solekan yang sempurna

Beli produk kosmetik yang mengandungi perlindungan UV kerana bahan-bahan tersebut dapat melindungi kulit daripada pancaran matahari. Buat sedikit penyelidikan sebelum membeli produk kosmetik terutamanya pembayang mata, maskara dan pengalit mata.
Posted by Unknown at 1:07 AM 0 comments

10 PETANDA SI DIA JODOH ANDA

1. Gunakan seluruh pancaindera
Jodoh adalah perkara yang sudah ditetapkan oleh Tuhan yang maha esa. Tetapi bagaimana kita hendak mengetahui dia memang ditakdirkan untuk kita? Tuhan mengurniakan manusia telinga untuk mendengar, mata untuk melihat dan akal untuk berfikir. Jadi gunakan sebaik-baiknya bagi mengungkapkan rahsia cinta yang ditakdirkan. Dua manusia yang rasa mereka dapat hidup bersama dan memang dijodohkan pasti memiliki ikatan emosi, spiritual dan fizikal antara keduanya.
Apabila bersama, masing-masing dapat merasai kemanisan cinta dan saling memerlukan antara satu sama lain. Lalu gerak hati mengatakan, dialah insan yang ditakdirkan untuk bersama. Benarkah ia seperti yang diperkatakan? Berikut adalah 10 petanda yang menunjukkan dia adalah jodoh kita.
2. Bersahaja
Kekasih kita itu bersikap bersahaja dan tidak berlakon. Cuba perhatikan cara dia berpakaian, cara percakapan, cara ketawa serta cara makan dan minum. Adakah ia spontan dan tidak dikawal ataupun kelihatan pelik.
Kalau ia nampak kurang selesa dengan gayanya, sah dia sedang berlakon. Kadang-kadang, kita dapat mengesan yang dia sedang berlakon. Tetapi, apabila dia tampil bersahaja dan tidak dibuat-buat, maka dia adalah calon hidup kita yang sesuai. Jika tidak, dia mungkin bukan jodoh kita.

3. Senang bersama
Walaupun kita selalu bersamanya, tidak ada sedikit pun perasaan bosan, jemu ataupun tertekan pada diri kita. Semakin hari semakin sayang kepadanya. Kita sentiasa tenang, gembira dan dia menjadi pengubat kedukaan kita.
Dia juga merasainya. Rasa senang sekali apabila bersama. Apabila berjauhan, terasa sedikit tekanan dan rasa ingin berjumpa dengannya. Tidak kira siang ataupun malam, ketiadaannya terasa sedikit kehilangan.
4. Terima kita seadanya
Apapun kisah silam yang pernah kita lakukan, dia tidak ambil peduli. Mungkin dia tahu perpisahan dengan bekas kekasihnya sebelum ini kita yang mulakan.
Dia juga tidak mengambil kisah siapa kita sebelum ini. Yang penting, siapa kita sekarang. Biarpun dia tahu yang kita pernah mempunyai kekasih sebelumnya, dia tidak ambil hati langsung. Yang dia tahu, kita adalah miliknya kini.
Dia juga sedia berkongsi kisah silamnya. Tidak perlu menyimpan rahsia apabila dia sudah bersedia menjadi pasangan hidup kita.
5. Sentiasa jujur
Dia tidak kisah apa yang kita lakukan asalkan tidak menyalahi hukum hakam agama. Sikap jujur yang dipamerkan menarik hati kita. Kejujuran bukan perkara yang boleh dilakonkan. Kita dapat mengesyaki sesuatu apabila dia menipu kita.
Selagi kejujuran bertakhta di hatinya, kebahagiaan menjadi milik kita. Apabila berjauhan, kejujuran menjadi faktor paling penting bagi suatu hubungan.
Apabila dia tidak jujur, sukar baginya mengelak daripada berlaku curang kepada kita. Apabila dia jujur, semakin hangat lagi hubungan cinta kita. Kejujuran yang disulami dengan kesetiaan membuahkan percintaan yang sejati. Jadi, dialah sebaik-baik pilihan.

6. Percaya Mempercayai
Setiap orang mempunyai rahsia tersendiri. Adakalanya rahsia ini perlu dikongsi supaya dapat mengurangkan beban yang ditanggung.
Apabila kita mempunyai rahsia dan ingin memberitahu kekasih, adakah rahsia kita selamat di tangannya? Bagi mereka yang berjodoh, sifat saling percaya mempercayai antara satu sama lain timbul dari dalam hati nurani mereka.
Mereka rasa selamat apabila memberitahu rahsia-rahsia kepada kekasihnya berbanding rakan-rakan yang lain. Satu lagi, kita tidak berahsia apa pun kepadanya dan kita pasti rahsia kita selamat. Bukti cinta sejati adalah melalui kepercayaan dan kejujuran. Bahagialah individu yang memperoleh kedua-duanya.
7. Senang Bekerjasama
Bagi kita yang inginkan hubungan cinta berjaya dan kekal dalam jangka masa yang panjang, kita dan dia perlu saling bekerjasama melalui hidup ini. Kita dan kekasih perlu memberi kerjasama melakukan suatu perkara sama ada perkara remeh ataupun sukar.
Segala kerja yang dilakukan perlulah ikhlas bagi membantu pasangan dan meringankan tugas masing-masing. Perkara paling penting, kita dan dia dapat melalui semua ini dengan melakukannya bersama-sama.
Kita dan dia juga dapat melakukan semuanya tanpa memerlukan orang lain dan kita senang melakukannya bersama. Ini penting kerana ia mempengaruhi kehidupan kita pada masa hadapan.
Jika tiada kerjasama, sukar bagi kita hidup bersamanya. Ini kerana, kita yang memikul beban tanggungjawab seratus peratus. Bukankah ini menyusahkan?
8. Memahami diri kita
Bagi pasangan yang berjodoh, dia mestilah memahami diri pasangannya. Semasa kita sakit dia bawa ke klinik. Semasa kita berduka, dia menjadi penghibur. Apabila kita mengalami kesusahan, dia menjadi pembantu. Di kala kita sedang berleter, dia menjadi pendengar.
Dia selalu bersama kita dalam sebarang situasi. Tidak kira kita sedang gembira ataupun berduka, dia sentiasa ada untuk kita.
Dia juga bersedia mengalami pasang surut dalam percintaan. Kata orang, ‘lidah sendiri lagikan tergigit, inikan pula suami isteri’. Pepatah ini juga sesuai bagi pasangan kekasih.
Apabila dia sentiasa bersama kita melalui hidup ini di kala suka dan duka, di saat senang dan susah, dialah calon yang sesuai menjadi pasangan hidup kita.
9. Tampilkan kelemahan
Tiada siapa yang sempurna di dunia. Tipulah jika ada orang yang mengaku dia insan yang sempurna daripada segala sudut.
Pasti di kalangan kita memiliki kelemahan dan keburukan tertentu. Bagi dia yang bersedia menjadi teman hidup kita, dia tidak terlalu menyimpan rahsia kelemahannya dan bersedia memberitahu kita.
Sudah tentu bukan senang untuk memberitahu dan mengakui kelemahan di hadapan kekasihnya. Malah, dia tidak segan mempamerkan keburukannya kepada kita.
Misalnya, apabila dia bangun tidur ataupun sakit dan tidak mandi dua hari, dia tidak menghalang kita daripada melawatnya. Apabila kita dan dia saling menerima kelemahan dan sifat buruk masing-masing, memang ditakdirkan kita hidup bersamanya.
10. Kata hati
Dengarlah kata hati. Kadangkala, manusia dikurniakan Tuhan deria keenam yang dapat mengetahui dan memahami perasaan pasangannya.
Dengan deria batin ini juga kita dapat saling tahu perasaan masing-masing. Kita dan dia juga dapat membaca fikiran antara satu sama lain dan dapat menduga reaksi dan tindak balas pada situasi tertentu.
Apabila kita yakin dengan pilihan hidup kita, tanyalah sekali lagi. Adakah dia ditakdirkan untuk kita? Dengarlah kata hati dan buatlah pilihan. Serahlah segalanya pada ketentuan yang maha berkuasa.
Mimpi
Jodoh dan pertemuan semuanya di tangan Tuhan. Manusia hanya perancang di pentas dunia ini dan skripnya ditulis oleh yang maha esa. Adakalanya, dalam memainkan peranan sebagai pelakon, diberi petunjuk melalui mimpi.
Mimpi memang mainan tidur, tetapi apabila kita melakukan sembahyang Istikharah dan memohon supaya Tuhan memberikan petunjuk, insya-Allah dengan izinnya kita mendapat mimpi petunjuk. Jika dia pilihan kita, buatlah keputusan sebaiknya.
Jika tidak, tolaklah dia dengan baik. Semua yang kita lakukan ini adalah bagi mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia. Ingatlah, nikmat di dunia ini hanya sementara. Nikmat di akhirat adalah kekal selamanya.
Fikirkanlah. Adakah dia jodoh kita?
Manusia merancang, Allah menentukan.”
Posted by Unknown at 1:04 AM 0 comments

14 Bukti Seseorang itu Benar-benar Mencintai Kamu

1.Seseorang yang mencintai kamu, tidak bisa memberikan alasan mengapa, ia mencintaimu. Dia hanya tahu, dimata dia, kamulah satu satunya…
2. Seseorang yang mencintai kamu, sebenarnya selalu membuatmu marah /gila /jengkel / stres. Tapi ia tidak pernah tahu hal bodoh apa yang sudah ia lakukan, karena semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu…
3. Seseorang yang mencintai kamu, jarang memujimu, tetapi di dalam hatinya kamu adalah yang terbaik, hanya ia yang tahu…
4. Seseorang yang mencintai kamu, akan marah-marah atau mengeluh jika kamu tidak membalas pesannya atau telp-nya, karena ia peduli dan ia tidak ingin sesuatu terjadi ke kamu…

5. Seseorang yang mencintai kamu, hanya menjatuhkan airmatanya dihadapanmu. Ketika kamu mencoba untuk menghapus air matanya, kamu telah menyentuh hatinya, dimana hatinya selalu berdegup / berdenyut /bergetar untuk kamu…
6. Seseorang yang mencintai kamu, akan mengingat setiap kata yg kamu ucapkan, bahkan yang tidak sengaja dan ia akan selalu menggunakan kata2 itu tepat waktunya…
7. Seseorang yang mencintai kamu, tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah, karena ia tidak mau mengingkari janjinya. Ia ingin kamu untuk mempercayainya dan ia ingin memberikan hidup yang paling bahagia dan aman selama-lamanya…
8. Seseorang yang mencintai kamu, mungkin tidak bisa mengingat kejadian/ kesempatan istimewa, seperti perayaan hari ulang tahunmu, tapi ia tahu bahwa setiap detik yang ia lalui, ia mencintai kamu, tidak peduli hari apakah hari ini…
9. Seseorang yang mencintai kamu, tidak mau berkata Aku mencintaimu dengan mudah, karena segalanya yang ia lakukan untuk kamu adalah untuk menunjukkan bahwa ia siap mencintaimu, tetapi hanya ia yg akan mengatakan kata “I LOVE U” pada situasi yang spesial, karena ia tidak mau kamu salah mengerti, dia mau kamu mengetahui bahwa ia mencintai dirimu…
10. Seseorang yang benar2 mencintai kamu, akan merasa bahwa sesuatu harus dikatakan sekali saja, karena ia berpikir bahwa kamu telah mengerti dirinya. Jika berkata terlalu banyak, ia akan merasa bahwa tidak ada yang akan membuatnya bahagia / tersenyum…
11. Seseorang yang mencintai kamu, akan pergi ke airport untuk menjemput kamu, dia tidak akan membawa seikat mawar dan memanggilmu sayang seperti yang kamu harapkan. Tetapi, ia akan membawakan kopermu dan menanyakan : Mengapa kamu menjadi lebih kurus dalam waktu 2 hari ?Dengan hatinya yang tulus.
12. Seseorang yang mencintai kamu, tidak tahu apakah ia harus menelponmu ketika kamu marah, tetapi ia akan mengirimkan pesan setelah beberapa jam. Jika kamu menanyakan : mengapa ia telat menelepon, ia akan berkata : Ketika kamu marah, penjelasan dari dirinya semua hanyalah sampah. Tetapi, ketika kamu sudah tenang, penjelasannya baru akan benar2 bekerja / manjur / berguna.
13. Seseorang yang mencintaimu, akan selalu menyimpan semua benda2 yang telah kamu berikan, bahkan kertas kecil bertuliskan ‘I LOVE U’ ada didalam dompetnya…
14.Seseorang yang mencintaimu, jarang mengatakan kata2 manis. Tapi kamu tahu, ‘kecupannya’ sudah menyalurkan semua. Seseorang yang mencintai kamu, akan selalu berusaha membuat mu tersenyum dan tertawa walau terkadang caranya membingungkanmu …
Seseorang yang mencintaimu, akan membalut hatimu yang pernah terluka dan menjaganya dengan setulus hati agar tidak terluka lagi dan ia akan memberikanmu yang terbaik walau harus menyakiti hatinya sendiri…
Seseorang yang mencintaimu, akan rela melepaskanmu pergi bila bersamanya kamu tidak bahagia dan ia akan ikut bahagia walau kamu yang dicintainya bahagia bersama orang lain.
Posted by Unknown at 1:03 AM 0 comments

Apakah Sidia Menyintai Anda?






1. Orang yang mencintai kamu tidak pernah mampu memberikan alasan kenapa dia mencintai kamu. Yang dia tahu di hati dan matanya hanya ada kamu satu-satunya.

2. Orang yang mencintai kamu selalu menerima kamu apa adanya, di hati dan matanya kamu selalu yang tercantik walaupun mungkin kamu merasa berat badan kamu sudah bertambah.

3. Orang yang mencintai kamu selalu ingin tahu tentang apa saja yang kamu lalui sepanjang hari ini, dia ingin tahu kegiatan kamu.

Terusin Bacanya......
Posted by Unknown at 1:03 AM 0 comments

Rukun Nikah Dalam Islam



Nikah menurut bahasa ialah berkumpul dan bercampur. Menurut istilah syarak pula ialah ijab dan qabul (‘aqad) yang menghalalkan persetubuhan antara lelaki dan perempuan yang diucapkan oleh kata-kata yang menunjukkan nikah, menurut peraturan yang ditentukan oleh Islam[1]. Perkataan zawaj digunakan di dalam al-Quran bermaksud pasangan dalam penggunaannya perkataan ini bermaksud perkahwinan Allah s.w.t. menjadikan manusia itu berpasang-pasangan, menghalalkan perkahwinan dan mengharamkan zina.
 
Sejarah perkahwinan

Agama-agama wahyu memperakui bahawa perkahwinan pertama di kalangan manusia berlaku antara Nabi Adam a.s. bersama Hawa. Perkahwinan ini berlaku dengan suatu cara perhubungan yang dibenarkan oleh Allah s.w.t kepada mereka berdua. Ini merupakan suatu sistem perkahwinan yang disyariatkan bagi membiakkan manusia untuk memerintah Bumi dan mendudukinya buat sementara waktu. Selain al-Quran dan hadith, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru turut menceritakan kejadian Adam dan Hawa sebagai pasangan pertama. Di dalam Perjanjian Lama atau Taurat, telah diselitkan beberapa ayat, antaranya yang bermaksud, “Tuhan telah berkata tidak baik Adam berkeseorangan sahaja, maka Aku jadikan seorang penolong sepertinya”. [2]
Berkenaan dengan perkahwinan anak-anak Adam sendiri tidaklah dapat diketahui bagaimanakah sistemnya yang sebenar. Di dalam Tafsir Ibn Kathir, apa yang diriwayatkan oleh Ibn Jarir daripada Ibn Masi’ud dari beberapa orang sahabat yang lain,bahawa mereka berkata yang bermaksud, “Sesungguhnya tidak diperanakkan bagi Adam anak lelaki melainkan diperanakkan beserta anak perempuan, kemudian anak lelaki kandungan ini dikahwinkan dengan anak perempuan dari kandungan lain, dan anak perempuan bagi kandungan ini dikahwinkan dengan anak lelaki dari kandungan yang lain itu.” Pada masa itu, perkahwinan berlainan kandungan boleh dijadikan seperti perkahwinan berlainan keturunan.

Jenis-jenis perkahwinan

* Poligami adalah perkahwinan lelaki dengan ramai wanita. Ia diamalkan oleh hampir kesemua bangsa di dunia ini. Mereka mengamalkan poligami tanpa had dan batas. Contohnya ada agama di negara China yang membolehkan perkahwinan sehingga 130 orang isteri. Pada syariat Yahudi, poligami dibenarkan tanpa batas dan menurut Islam, poligami hanya dibenarkan sehingga empat orang isteri dengan syarat-syarat yang tertentu.
* Poliandri merupakah perkahwinan yang berlaku antara seorang perempuan dengan beberapa orang lelaki (konsep songsang dari poligami). Perkahwinan ini sangat jarang berlaku kecuali di Tibet, orang-orang bukit di India dan masyarakat jahiliah Arab. Contohnya masyarakat Juansuwaris apabila saudara lelaki yang tua mengahwini seorang wanita, wanita itu menjadi isteri untuk semua saudara-saudaranya. Amalan ini merujuk kepada kitab Mahabhrata.
* Monogami merupakan cara perkahwinan tunggal iaitu perkahwinan antara seorang lelaki dengan seorang perempuan sahaja. Sesetengah agama seperti Kristian mengamalkan perkahwinan jenis ini kerana menganggap perkahwinan antara seorang lelaki dan seorang perempuan adalah untuk sepanjang zaman. Oleh kerana itulah penceraian tidak diiktiraf sama sekali (seperti mazhab Katolik).

Kedudukan perkahwinan dalam Islam

* Wajib kepada orang yang mempunyai nafsu yang kuat sehingga boleh menjatuhkan ke lembah maksiat (zina dan sebagainya) sedangkan ia seorang yang mampu.disini mampu bermaksud ia mampu membayar mahar(mas berkahminan/dower) dan mampu nafkah kepad bakal isterinya. Dalam permasalahan ini boleh didahulukan perkahwinan dari naik haji kerana gusar penzinaan akan berlaku, tetapi jika dapat dikawal nafsu, maka ibadat haji yang wajib perlu didahulukan kerana beliau seorang yang berkemampuan dalam segala aspek.
* Sunat kepada orang yang mampu tetapi dapat mengawal nafsunya.
* Harus kepada orang yang tidak ada padanya galakan dan bantahan untuk berkahwin dan ini merupakan hukum asal perkahwinan
* Makruh kepada orang yang tidak berkemampuan dari segi nafkah batin dan lahir tetapi sekadar tidak memberi kemudaratan kepada isteri, samaada ia kaya atai tiada nafsu yang kuat
* Haram kepada orang yang tidak berkempuan untuk memberi nafkah batin dan lahir dan ia sendiri tidak berkuasa (lemah), tidak punya keinginan berkahwin serta akan menganiaya isteri jika dia berkahwin.

Hikmah perkahwinan

* cara yang halal untuk menyalurkanm nafsu seks.melalui ini perzinan .liwat dan pelacuran sebagainya dpat dielakan.
* Untuk memperoleh ketenangan hidup, kasih sayang dan ketenteraman
* Memelihara kesucian diri
* Melaksanakan tuntutan syariat
* Menjaga keturunan
* Sebagai media pendidikan: Islam begitu teliti dalam menyediakan persekitaran yang sihat bagi membesarkan anak-anak.Kanak-kanak yang dibesarkan tanpa perhubungan ibu bapa akan memudahkan si anak terjerumus dalam kegiatan tidak bermoral. Oleh itu, institusi kekeluargaan yang disyorkan Islam dilihat medium yang sesuai sebagai petunjuk dan pedoman kepada anak-anak
* Mewujudkan kerjasama dan tanggungjawab
* Dapat mengeratkan silaturahim

Dalil pensyariatan

* Surah An-Nisaa’: ayat 1 & 3
* Surah An-Nuur: ayat 32
* Surah An-Nahl: ayat 72
* Surah Yaasin: ayat 36
* Surah Ar-Rum: ayat 21
* Surah Adz-Dzariyaat: ayat 49
* Surah Luqman: ayat 10
* Surah Qaf: ayat 7
* Surah Asy-Syu’araa: ayat 7

Pemilihan calon

Islam ada menggariskan beberapa ciri-ciri bakal suami dan bakal isteri yang dituntut di dalam Islam. Namun, ia hanyalah panduan dan tiada paksaan untuk mengikut panduan-panduan ini.
Ciri-ciri bakal suami
Sekadar gambar hiasan : Perkahwinan antara Datuk Siti Nurhaliza bersama Datuk Khalid
* beriman & bertaqwa kepada Allah s.w.t
* bertanggungjawab terhadap semua benda
* memiliki akhlak-akhlak yang terpuji
* berilmu agama agar dapat membimbing bakal isteri dan anak-anak ke jalan yang benar
* tidak berpenyakit yang berat seperti gila, AIDS dan sebagainya
* rajin berusaha untuk kebaikan rumahtangga seperti mencari rezeki yang halal untuk kebahagiaan keluarga.

Ciri-ciri bakal isteri

* beriman & solehah
* rupa paras yang cantik dan elok
* memiliki akhlak-akhlak yang terpuji
* menentukan mas kahwin yang rendah
* wanita yang subur
* masih dara
* berasal dari keturunan yang baik
* bukan keturunan terdekat

Sebab haram nikah

* Perempuan yang diharamkan berkahwin oleh lelaki disebabkan keturunannya (haram selamanya) dan ia dijelaskan dalam surah an-Nisa: Ayat 23 yang bermaksud, “Diharamkan kepada kamu mengahwini ibu kamu, anak kamu, adik-beradik kamu, emak saudara sebelah bapa, emak saudara sebelah ibu, anak saudara perempuan bagi adik-beradik lelaki, dan anak saudara perempuan bagi adik-beradik perempuan.”:
o Ibu
o Nenek sebelah ibu mahupun bapa
o Anak perempuan & keturunannya
o Adik-beradik perempuan seibu sebapa atau sebapa atau seibu
o Anak perempuan kepada adik-beradik lelaki mahupun perempuan, iaitu semua anak saudara perempuan
o Emak saudara sebelah bapa (adik-beradik bapa)
o Emak saudara sebelah ibu (adik-beradik ibu)
* Perempuan yang diharamkan kahwin oleh lelaki disebabkan oleh susuan ialah:
o Ibu susuan
o Nenek dari sebelah ibu susuan
o Adik-beradik perempuan susuan
o Anak perempuan kepada adik-beradik susuan lelaki atau perempuan
o Emak saudara sebelah ibu susuan atau bapa susuan
* Perempuan mahram bagi lelaki kerana persemendaan ialah:
o Ibu mentua dan ke atas
o Ibu tiri
o Nenek tiri
o Menantu perempuan
o Anak tiri perempuan dan keturunannya
o Adik ipar perempuan dan keturunannya
o Emak saudara kepada isteri
* Anak saudara perempuan kepada isteri dan keturunannya

Peminangan

Pertunangan atau bertunang merupakan suatu ikatan janji pihak lelaki dan perempuan untuk melangsungkan perkahwinan mengikut tarikh yang dipersetujui oleh kedua-dua pihak. Meminang merupakan adat kebiasaan masyarakat Melayu yang diterima oleh Islam. Peminangan adalah permulaan proses perkahwinan. Hukum peminangan adalah harus dan hendaklah bukan isteri orang, bukan mahram sendiri, tidak dalam idah, dan bukan tunangan orang. Pemberian seperti cincin kepada wanita semasa peminangan merupakan tanda ikatan pertunangan. Apabila berlaku keingkaran yang disebabkan oleh lelaki, pemberian tidak perlu dikembalikan dan jika disebabkan oleh wanita, maka hendaklah dikembalikan, namun persetujuan hendaklah dibuat semasa peminangan dilakukan. Melihat bakal suami dan bakal isteri adalah sunat, kerana tidak mahu penyesalan berlaku setelah berumahtangga. Anggota yang harus dilihat bagi seorang wanita ialah muka dan kedua-dua tangan sahaja.

Hadis Rasullullah berkenaan kebenaran untuk merisik(melihat tunang)dan meminang:
“Daripada Abu Hurairah RA berkata,sabda Rasullullah SAW kepada seorang lelaki yang hendak berkahwin dengan seorang perempuan: “Adakah kamu telah melihatnya?jawabnya tidak(kata lelaki itu kepada Rasullullah).Pergilah melihatnya supaya perkahwinan kamu terjamin berkekalan.” (Hadis Riwayat Tarmizi dan Nasai)

Hadis Rasullullah berkenaan larangan meminang wanita yang telah bertunang:
“Daripada Ibnu Umar RA bahawa Rasullullah SAW telah bersabda: “Kamu tidak boleh meminang tunang saudara kamu sehingga dia(membuat ketetapan untuk) memutuskannya”. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim(Asy-Syaikhan))

Nikah
Rukun nikah

* Pengantin lelaki
* Pengantin perempuan
* Wali
* Dua orang saksi
* Ijab dan kabul (akad nikah)

Syarat bakal suami

* Islam
* Lelaki yang tertentu
* Bukan lelaki mahram dengan bakal isteri
* Mengetahui wali yang sebenar bagi akad nikah tersebut
* Bukan dalam ihram haji atau umrah
* Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
* Tidak mempunyai empat orang isteri yang sah dalam satu masa
* Mengetahui bahawa perempuan yang hendak dikahwini adalah sah dijadikan isteri

Syarat bakal isteri

* Islam
* Perempuan yang tertentu
* Bukan perempuan mahram dengan bakal suami
* Bukan seorang khunsa
* Bukan dalam ihram haji atau umrah
* Tidak dalam idah
* Bukan isteri orang

Syarat wali

* Islam, bukan kafir dan murtad
* Lelaki dan bukannya perempuan
* Baligh
* Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
* Bukan dalam ihram haji atau umrah
* Tidak fasik
* Tidak cacat akal fikiran, terlalu tua dan sebagainya
* Merdeka
* Tidak ditahan kuasanya daripada membelanjakan hartanya

Sebaiknya bakal isteri perlulah menyetujui perkahwinannya dengan bakal suami agar tidak timbul sebarang masalah selepas menjalani kehidupan sebagai suami isteri.Ini juga bertujuan untuk menjaga hak asasi kaum wanita itu sendiri.Sebab itu juga,sebelum akad nikah(lafaz ijab qabul berlangsung antara Wali/wakil Wali).Wali/wakil Wali perlu mendapatkan pengesahan/kepastian sebenar dari bakal isteri/wanita yang hendak dikahwinkan tentang status kerelaannya untuk disatukan.

Jenis-jenis wali

* Wali mujbir: Wali dari bapa sendiri atau datuk sebelah bapa (bapa kepada bapa) mempunyai kuasa mewalikan perkahwinan anak perempuannya atau cucu perempuannya dengan persetujuannya atau tidak(sebaiknya perlu mendapatkan kerelaan bakal isteri yang hendak dikahwinkan)
* Wali aqrab: Wali terdekat mengikut susunan yang layak dan berhak menjadi wali
* Wali ab’ad: Wali yang jauh sedikit mengikut susunan yang layak menjadi wali, jika ketiadaan wali aqrab berkenaan. Wali ab’ad ini akan berpindah kepada wali ab’ad lain seterusnya mengikut susuna tersebut jika tiada yang terdekat lagi.
* Wali raja/hakim: Wali yang diberi kuasa atau ditauliahkan oleh pemerintah atau pihak berkuasa negeri kepada orang yang telah dilantik menjalankan tugas ini dengan sebab-sebab tertentu
Syarat-syarat saksi
* Sekurang-kurangya dua orang
* Islam
* Berakal
* Baligh
* Lelaki
* Memahami kandungan lafaz ijab dan qabul
* Boleh mendengar, melihat dan bercakap
* Adil (Tidak melakukan dosa-dosa besar dan tidak berterusan melakukan dosa-dosa kecil)
* Merdeka

Syarat ijab

* Pernikahan nikah hendaklah tepat
* Tidak boleh menggunakan perkataan sindiran
* Diucapkan oleh wali atau wakilnya
* Tidak diikatkan dengan tempoh waktu seperti mutaah(nikah kontrak e.g.perkahwinan(ikatan suami isteri) yang sah dalam tempoh tertentu seperti yang dijanjikan dalam persetujuan nikah muataah)
* Tidak secara taklik(tiada sebutan prasyarat sewaktu ijab dilafazkan)
Contoh bacaan Ijab:Wali/wakil Wali berkata kepada bakal suami:”Aku nikahkan/kahwinkan engkau dengan Diana Binti Daniel dengan mas kahwinnya/bayaran perkahwinannya sebanyak RM 3000 tunai”.

Syarat qabul

* Ucapan mestilah sesuai dengan ucapan ijab
* Tiada perkataan sindiran
* Dilafazkan oleh bakal suami atau wakilnya (atas sebab-sebab tertentu)
* Tidak diikatkan dengan tempoh waktu seperti mutaah(seperti nikah kontrak)
* Tidak secara taklik(tiada sebutan prasyarat sewaktu qabul dilafazkan)
* Menyebut nama bakal isteri
* Tidak diselangi dengan perkataan lain

Contoh sebuatan qabul(akan dilafazkan oleh bakal suami):”Aku terima nikah/perkahwinanku dengan Diana Binti Daniel dengan mas kahwinnya/bayaran perkahwinannya sebanyak RM 3000 tunai” ATAU “Aku terima Diana Binti Daniel sebagai isteriku”.
Selepas qabul dilafazkan Wali/wakil Wali akan mendapatkan pengikhtirafan/kesaksian dari para hadirin khususnya dari saksi perkahwinan dengan cara meminta saksi mengatakan lafaz “Sah” atau perkataan lain yang sama maksud dengan perkataan itu.
Selanjutnya Wali/wakil Wali akan membaca doa selamat agar perkahwinan suami isteri itu berkekalan dan berbahagia sepanjang kehidupan mereka serta doa itu akan diAmeenkan oleh para hadirin

Sejurus itu,mas kahwan/bayaran perkawinan/mahar akan diserahkan kepada pihak isteri dan selalunya sebentuk cincin akan disarungkan kepada jari manis isteri oleh suami sebagai tanda permulaan ikatan kekeluargaan atau simbol pertalian kebahagian suami isteri.Aktiviti ini diteruskan dengan suami mengucup/mencium isteri.Aktiviti ini disebut sebagai “Pembatalan Wuduk”.Ini kerana sebelum akad nikah dijalankan suami dan isteri itu diminta untuk berwuduk terlebih dahulu.

Suami isteri juga diminta untuk solat sunat nikah sebagai tanda kesyukuran selepas perkahwinan berlangsung.Perkahwinan Islam sememangnya mudah kerana ia tidak perlu mengambil masa yang lama dan memerlukan banyak aset-aset perkahwinan disamping mas kahwin,hantaran atau majlis keramaian(walimatul urus)yang tidak perlu membebankan atau membazir.Jadi mengapa perlu menyusahkan dalam hal berkaitan perkahwinan dan mengapakah perlu melakukan zina?

Wakil Wali/ Qadi

Wakil wali/Qadi adalah orang yang dipertanggungjawabkan oleh institusi Masjid atau jabatan/pusat Islam untuk menerima tuntutan para Wali untuk menikahkan/mengahwinkan bakal isteri dengan bakal suami.Segala urusan perkahwinan,penyedian aset perkahwian seperti mas kahwin,barangan hantaran(hadiah),penyedian tempat berkahwin,jamuan makanan kepada para hadirin dan lain-lain adalah tanggungan pihak suami isteri itu. Qadi hanya perlu memastikan aset-aset itu telah disediakan supaya urusan perkahwinan berjalan lancar.Disamping tanggungjawabnya mengahwinkan suami isteri berjalan dengan dengan sempurna,Qadi perlu menyempurnakan dokumen-dokumen berkaitan perkahwinan seperti sijil perkahwinan dan pengesahan suami isteri di pihak tertinggi seperti jabatan Islam dan jabatan pendaftaran negara.Ini bagi memastikan status resume suami isteri itu sentiasa sulit dan terpelihara.Qadi selalunya dilantik dari kalangan orang-orang alim(yang mempunyai pengetahuan dalam agama Islam dengan luas) seperti Ustaz,Muallim,Mufti,Sheikh ulIslam dan sebagainya.Qadi juga mesti merupakan seorang lelaki Islam yang sudah merdeka dan akhil baligh.

Mahar

Mahar ialah pemberian yang wajib diberikan oleh lelaki kepada perempuan yang bakal menjadi isterinya. Ia juga disebut sebagai mas kahwin. Hukumnya adalah wajib berdasarkan surah an-Nisa: ayat 4. Jumlah mahar yang wajib dibayar akan ditentukan oleh walinya jika perempuan itu masih kecil, tetapi sudah baligh atau janda boleh ditentukan oleh perempuan itu sendiri. Mahar boleh dibayar dengan pelbagai cara yang mempunyai nilai atau faedah tertentu berdasarkan persetujuan bersama seperti rumah, kebun, mengajar atau membaca al-Quran, mengajar ilmu agama, senaskah kitab al-Quran, sejadah sembahyang, pakaian sembahyang atau sebagainya. Malah ia boleh dibayar secara tunai, bertangguh atau berhutang. Jika mahar berhutang, suami wajib membayarnya setelah melakukan persetubuhan atau persetubuhan secara syubhah atau salah seorang mati. Jika suaminya mati, waris suami wajib membayarnya kepada ahli waris isterinya. Jika diceraikan sebelum bersetubuh, hutang mahar wajib dibayar separuh daripada nilainya kepada bekas isterinya, jika sudah dibayar tetapi belum bersetubuh, maka isteri wajib memulangkan separuh daripadanya. Jika isteri meminta fasakh, mereka belum bersetubuh, dan mahar masih berhutang, suaminya tidak wajib membayarnya. Jika sudah dibayar, bekas isteri wajib memulangkan kesemua jumlah mahar tersebut.

Jenis mahar

* Mahar misil : mahar yang dinilai berdasarkan mahar saudara perempuan yang telah berkahwin sebelumnya
* Mahar muthamma : mahar yang dinilai berdasarkan keadaan, kedudukan, atau ditentukan oleh perempuan atau walinya.

Walimatulurus

Walimatulurus atau kenduri kahwin sunat(seperti majlis santapan makanan)diadakan dan menerima jemputannya adalah wajib (terdapat ulama mengatakan sunat). Ia bertujuan untuk menghebahkan kepada orang ramai mengenai perkahwinan tersebut, mengelakkan sangkaan buruk orang ramai sekiranya terjadi sesuatu perkata dan saudara mara dapat menyaksikan sendiri pernikahan mereka dan mendoakan kebahagiaan rumahtangga mereka. Terdapat beberapa adab dalam walimatulurus seperti dilakukan selepas akad nikah; menjemput jemputan mengikut keutamaan seperti didahulukan saudara-mara, kaum kerabat dari kedua-dua pihak, jiran dan rakan kenalan; bagi pengantin wanita hendaklah mengikut sunah Nabi MuhammadSAW dengan cara bersederhana dan tidak unsur mehah, maksiat dan kemungkaran; dilarang sama sekali berhutang yang membebankan.Dalam menganjurkan agenda berkaitan Walimatulurus,etika berbudaya mengikut adat resam bangsa masing-masing adalah dibolehkan,namun perlu diingat agar penganjurannya perlulah selari dengan apa yang dianjurkan oleh Islam tanpa mempunyai rasa gharar(was-was)dalamnya.Juga tidak mempunyai pengaruh adat berunsur keagamaan dan kepercayaan yang dicedok dari agama lain.Islammelarang aktiviti persandingan seperti yang menjadi adat kebiasaan dalam masyarakat melayu khususnya kerana perbuatan tersebut telah menampakkan pengaruh Hindu-Buddha seperti aktiviti merenjis dan menepung tawar,selain memperlihatkan pasangan pengantin yang bergaya dan bersolek secara terus kepada hadirin.Hal ini akan pasti akan menimbulkan rasa bangga oleh pasangan pengantin dan menimbulkan rasa(seperti cemburu,gersang dan was-was)dari kalangan hadirin yang melihat aktiviti persandingan tersebut.

Konsep yang diharamkan dalam Islam

Konsep rahbaniyah

Perkataan rahbaniyah bermasud kerahiban atau kependetaan, atau kehidupan paderi. Di dalam Islam, membujang tidak dianggap sebagi satu etika atau cara bagi mendekatkan diri dengan Tuhan seperti yang dilakukan oleh agama Kristian, Buddha, Jain dan sebagainya. Sebagai contoh, agama Buddha ada menyebut tiga aspek yang perlu dimiliki oleh seorang sami iaitu kefakiran, ketabahan dan kelanjangan (membujang). Mengikut agama Buddha, jika seseorang mahu membebaskan dirinya dari nafsu duniawi dan keperluan jasmaniah maka ia akan sampai kepada hakikat diri yang sebenarnya dan dapatlah ia masuk ke dalam Nirwana
Dalam agama Kristian ada ajaran yang menggalakkan penganutnya mengamalkan hidup membujang. Sejak abad ke-5 lagi, orang begitu kagum dengan golongan paderi yang hidup membujang dan sekiranya golongan paderi mahu dihormati dan mengekalkan kuasa mereka, amatlah berfaedah sekiranya mereka memisahkan diri mereka dari orang biasa dengan cara menjauhkan diri dari perkahwinan. Mereka juga berpendapat bahawa paderi yang berkahwin lebih rendah tarafnya dari paderi yang terus membujang kerana perkahwinan bererti tunduk kepada nafsu. Saint Paul berkata, “Sekiranya mereka tidak boleh tahan, biarlah mereka berkahwin akan tetapi seseorang yang benar-benar suci mesti sanggup menahan diri dari berkahwin.” Oleh yang demikian, taraf membujang di kalangan paderi dianggap memelihara moral gereja .
Selain itu, perkahwinan juga ditolak oleh golongan bukan paderi mahupun sami seperti golongan yang terlalu sibuk mengejar kekayaan material dan memberi alasan kesibukan bekerja sebagai penghalang membina rumahtangga.

Konsep ibahiyah

Istilah ibahiyah diambil dari perkataan yang bermaksud membolehkan. Selain itu, ibahiyah membawa maksud membolehkan atau membebaskan tanpa batas seperti pergaulan seks bebas, homoseksual, lesbian dan sebagainya. Gejala sebegini wujud kerana sikap mereka yang menolak konsep institusi perkahwinan.

Pergaulan bebas: Pendirian Islam dalam pertemuan antara lelaki dan perempuan adalah tidak diharamkan sebaliknya ia diharuskan atau dituntut jika ia menjurus kepada matlamat yang mulia seperti mencari ilmu yang bermanfaat, amal ibadat, perkara kebajikan, jihad dan perkara-perkara lain yang memerlukan pengembelingan tenaga antara kedua-duanya. Namun setelah meluaskan arus pemikiran Barat dan seruan kebebasan wanita, pergaulan bebas telah digariskan oleh al-Qardhawi sebagai
* keruntuhan akhlak
* wujudnya anak-anak yang tidak sah tarafnya (anak luar nikah)
* Merebaknya pelbagai penyakit membahaya
* Banyaknya terdapat andartu serta lelaki yang terus membujang
* Berlakunya keruntuhan rumahtangga kerana perkara-perkara yang remeh

Amalan seks bebas: Kegilaan Barat yang memilih cara hidup ‘hidonistik’ iaitu mementingkan keseronokan dan tidak terikat dengan tanggungjawab menyebabkan amalan seks rambang dan bebas berleluasa dan mempengaruhi masyarakat dari benua lain untuk bersama mereka mengejar keseronokan duniawi tanpa mempedulikan dunia selepas mati. Menurut perangkaan Kementerian Kesihatan Singapura (MOH) sebanyak 18.7% daripada 13,753 kes pengguguran kandungan dilakukan di Singapura pada tahun 1999 melibatkan wanita Melayu atau Islam. Menurut MOH lagi, hampir 41% pengguguran dilakukan oleh wanita dari semua kaum dan agama yang belum berkahwin, janda dan berpisah dengan suami


Homoseksual & Lesbian: Pasangan homoseksual atau gay lebih dikenali sebagai perhubungan antara lelaki dengan lelaki dan lesbian sebagai perhubungan antara wanita dengan wanita. Mereka menjalani hidup seperti suami isteri dan beberapa negara Barat telah menghalalkan perkahwinan sejenis. Bahkan sesetengah gereja dan paderi terus meraikan perkahwinan yang sememangnya dihalang oleh semua agama termasuk Kristian sendiri. Manakala di Malaysia, pertubuhan seperti Human Right Watch bagi rantau Asia menyeru supaya Malaysia menghalalkan homoseksualiti dan lesbian. Artikel seperti “Homosexuality is not a Sin”menjelaskan hujah-hujah yang dilihat secara sepintas lalu ianya boleh menyakinkan orang ramai.. Selain itu akhbar The Star pada 26 Mei 1998 pernah melaporkan semasa pelancaran ‘Women’s Agenda For Change’, Avy Joseph ada menyebut bahawa kita perlu membenarkan lesbianisme sebagai tanda masyarakat yang toleran.



 
















Rukun nikah dibahagikan kepada 5 iaitu,

1. Pengantin lelaki
Pangantin lelaki mestilah seorang Islam, baligh, berakal, tidak berada dalam ihram atau umrah, tidak dipaksa kahwin, tidak beristeri lebih dari 4 orang, lelaki yang tertentu dan perempuan yang ingin dikahwininya itu bukanlah mahramnya.

2. Pengantin perempuan
Pengantin perempuan mestilah seorang Islam, tidak berada dalam ihram haji atau umrah, bukan isteri kepada seseorang, tidak berada dalam iddah dan perempuan yang tertentu.

3. Akad (Ijab & Qabul)
Di antara syarat-syarat akad ialah lafaz yang digunakan mestilah lafaz khas yang membawa maksud nikah atau kahwin serta tidak diselangi dengan perkataan yang lain dari maksud nikah atau kahwin di antara ijab dan qabul. Tidak boleh diselangi dengan diam yang lama antara lafaz ijab dan qabul. Hendaklah bersamaan maksud antara lafaz ijab dan qabul. Lafaz ijab dan qabul tidak dikaitkan dengan sesuatu perkara serta tidak dibenarkan had atau tempoh masa bagi perkahwinan itu.

4. Wali
Syarat bagi wali ialah mestilah seorang Islam, baligh, berakal, merdeka bukan seorang hamba, seorang lelaki yang adil, tidak dipaksa, tidak berada dalam ihram haji atau umrah dan bukan seorang lelaki yang fasik.

5. Dua orang saksi
Syarat-syarat bagi saksi ialah mestilah beragama Islam, baligh, berakal, merdeka bukan seorang hamba, dapat mendengar dan melihat dengan baik, tidak pelupa atau nyanyuk, memahami bahasa yang digunakan semasa lafaz ijab dan qabul dan tidak terkena atasnya menjadi wali.

Adab dan Etika Hubungan suami-isteri



Dalam hadis yang bersumber dari Abu Said Al-Khudri, Rasulullah saw pernah berwasiat kepada menantunya Ali bin Abi Thalib (sa):
“Wahai Ali, jika isterimu memasuki rumahmu, hendaknya melepaskan sandalnya ketika ia duduk, membasuh kedua kakinya, menyiramkan air dimulai dari pintu rumahmu sampai ke sekeliling rumahmu. Karena, dengan hal ini Allah mengeluarkan dari rumahmu 70.000 macam kefakiran dan memasukkan ke dalamnya 70.000 macam kekayaan, 70.000 macam keberkahan, menurunkan kepadamu 70.000 macam rahmat yang meliputi isterimu, sehingga rumahmu diliputi oleh keberkahan dan isterimu diselamatkan dari berbagai macam penyakit selama ia berada di rumahmu.
Cegahlah isterimu (selama seminggu dari awal perkawinan) minum susu dan cuka, makan Kuzbarah (sejenis rempah-rempah, ketumbar) dan apel yang asam. Ali bertanya: Ya Rasulallah, mengapa ia dilarang dari empat hal tersebut? Rasulullah saw menjawab: Empat hal tersebut dapat menyebabkan isterimu mandul dan tidak membuahkan keturunan. Sementara tikar di rumahmu lebih baik dari perempuan yang mandul. Kemudian Ali (sa) bertanya: Ya Rasulallah, mengapa ia tidak boleh minum cuka? Rasulullah saw menjawab: Cuka dapat menyebabkan tidak sempurna kesucian dari haidnya; Kuzbarah menyebabkan darah haid berakibat negatif terhadap kandungannya dan mempersulit kelahiran; sedangkan apel yang asam dapat menyebabkan darah haid terputus sehingga menimbulkan penyakit baginya. Kemudian Rasulullah saw bersabda:
Pertama: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu pada awal bulan, tengah bulan, dan akhir bulan, karena hal itu mempercepat datangnya penyakit gila, kusta, dan kerusakan syaraf padanya dan keturunannya.
Kedua: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu sesudah Zhuhur, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan jiwa anak mudah goncang, dan setan sangat menyukai manusia yang jiwanya goncang.
Ketiga: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu sambil berbicara, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan kebisuan. Dan janganlah seorang suami melihat kemaluan isterinya, hendaknya memejamkan mata ketika berhubungan, karena melihat kemaluan dapat menyebabkan kebutaan pada anak.
Keempat: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu dengan dorongan syahwat pada wanita lain (membayangkan perempuan lain), karena (bila dikaruniai anak) dikhawatirkan memiliki sikap seperti wanita itu dan memiliki gangguan kejiwaan.
Kelima: Wahai Ali, barangsiapa yang bercumbu dengan isterinya di tempat tidur janganlah sambil membaca Al-Qur’an, karena aku khawatir turun api dari langit lalu membakar keduanya.
Keenam: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu dalam keadaan telanjang bulat, juga isterimu, karena khawatir tidak tercipta keseimbangan syahwat, yang akhirnya menimbulkan percekcokan di antara kalian berdua, kemudian menyebabkan perceraian.
Ketujuh: Wahai Ali, janganlah menggauli isterimu dalam keadaan berdiri, karena hal itu merupakan bagian dari prilaku anak keledai, dan (bila dianugrahi anak) ia suka ngencing di tempat tidur seperti anak keledai ngencing di sembarangan tempat.
Kedelapan: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam ‘Idul Fitri, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan anak memiliki banyak keburukan.
Kesembilan: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam ‘Idul Adhha, karena (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan jari-jarinya tidak sempurna, enam atau empat jari-jari.
Kesepuluh: wahai Ali, jangan menggauli isterimu di bawah pohon yang berbuah, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang penyambuk atau pembunuh atau tukang sihir.
Kesebelas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di bawah langsung sinar matahari kecuali tertutup oleh tirai, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan kesengsaraan dan kefakiran sampai ia meninggal.
Kedua belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di antara adzan dan iqamah, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia suka melakukan pertumpahan darah.
Ketiga belas: Wahai Ali, jika isterimu hamil, janganlah menggaulinya kecuali kamu dalam keadaan berwudhu’, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia buta hatinya dan bakhil tangannya.
Keempat belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam Nisfu Sya’ban, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan tidak bagus biologisnya, bertompel pada kulit dan wajahnya.
Kelima belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada akhir bulan bila sisa darinya dua hari (hari mahaq), karena hal itu (bila anugrahi anak) dapat menyebabkan ia suka bekerjasama dan menolong orang yang zalim, dan menjadi perusak persatuan kaum muslimin.
Keenam belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di atas dak bangunan ( yang tidak beratap), karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang munafik, riya’, dan ahli bi’ah.
Ketujuh belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu ketika hendak melakukan perjalanan (bermusafir), jangan menggaulinya pada malam itu, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia suka membelanjakan harta di jalan yang tidak benar (pemboros). Kemudian Rasulullah saw membacakan firman Allah swt:
إِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْا إِخْوَانَ الشَّيَاطِيْنَ.
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan.” (Al-Isra’: 27).
Kedelapan belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu jika kamu hendak bermusafir 3 hari 3 malam, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi penolong orang yang zalim.
Kesembilan belas: Wahai Ali, gauilah isterimu pada malam senin, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia menjadi pemelihara Al-Qur’an, ridha terhadap pemberian Allah swt.
Kedua puluh: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Selasa, hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia dianugrahi syahadah setelah bersaksi “Sesungguhnya tiada tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah”, tidak disiksa oleh Allah bersama orang-orang yang musyrik, bau mulutnya harum, hatinya penyayang, tangannya dermawan, dan lisannya suci dari ghibah dan dusta.
Kedua puluh satu: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Kamis, hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi ahli hukum dan orang yang ‘alim.
Kedua puluh dua: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada hari Kamis setelah matahari tergelincir, hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia tidak didekati setan sampai berubah rambutnya, menjadi orang yang mudah paham, dan dianugrahi oleh Allah Azza wa Jalla keselamatan dalam agama dan di dunia.
Kedua puluh tiga: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Jum’at, hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang orator. Jika kamu menggauli isterimu pada hari Jum’at setelah Ashar, (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang terkenal, termasyhur dan ‘alim. Jika kamu menggauli isterimu pada malam Jum’at sesudah ‘Isya’, maka diharapkan kamu memiliki anak yang menjadi penerus, insya Allah.
Kedua puluh empat: Wahai Ali, jangan gauli isterimu pada awal waktu malam, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang tidak beriman, menjadi tukang sihir yang akibatnya buruk di dunia hingga di akhirat.
Kedua puluh lima: Wahai Ali, pegang teguhlah wasiatku ini sebagaimana aku memeliharanya dari Jibril (as). (Kitab Makarimul Akhlaq: 210-212)

Cara Mengelakkan Marah

Pertama, Istighfar (Astagfirullah hal azim). Lakukan beberapa kali.

Kedua, jika anda marah ketika anda berdiri, ambil posisi duduk supaya anda lebih ‘relax’.
Ketiga, fikirkan kebaikan orang tersebut, teliti kelemahan diri.
Keempat, berwuduk, marah itu datang daripada syaitan..syaitan itu dicipta dari api... oleh itu berwuduklah bagi menghilangkan sifat marah anda.
Selain itu, beliau juga memberikan beberapa panduan untuk memperolehi ketenangan dan kebahagiaan iaitu dengan mengambil ‘vitamin’ yang bermaksudberzikir, berdoa dan membaca Al-Quran. Dengan hati yang bersih dan sihat akan membawa pada pemikiran yang positif dan boleh mendorong pada kejayaan. Oleh itu. Kita sebagai manusia, tentu inginkan kejayaan dan kebahagian hidup.  Kata kunci bagi kejayaan adalah hati. Sayangi hati dengan sentiasa mencari ilmu dan didiklah hati dengan sentiasa mengingati-Nya.
"Carilah hatimu di tiga tempat..Temui hatimu ketika membaca Al-Quran…Tetapi jika tidak kau temui, carilah hatimu ketika mengerjakan solat…Jika tidak kau temui juga, carilah hatimu ketika duduk tafakkur mengingati mati..Jika kau tidak temui juga, maka berdoalah kepada Allah, pinta hati yang baru kerana hakikatnya pada ketika itu kau tidak mempunyai hati”-Imam Ghazali

12 Tips tenangkan jiwa

BETAPA mahalnya harga ketenangan jiwa. Banyak yang mengorbankan apa saja untuk mendapatkannya. Namun, ramai yang salah cara. Lihat saja orang sanggup menghabiskan berjam-jam tenggelam di tempat hiburan meneguk minuman keras.
Ada yang menghabiskan wang yang banyak bagi mendapatkan pil penenang, namun ketenangan yang dicari tidak kunjung tiba. Ba nyak perkara yang membuat seseorang berasa tertekan, kecewa dan kacau.
Pada peringkat ini, mereka yang menderita kerap melakukan tindakan di luar akal fikiran manusia. Namun, Islam memberikan ubat dan penawar merawat ketena ngan.
Berikut adalah langkah yang boleh dilakukan untuk mendapat ketenangan jiwa:

 
Membaca dan mendengarkan al-Quran
Suatu ketika seseorang datang kepada Ibnu Masud, salah seorang sahabat utama Rasulullah. Dia mengeluh: “Wahai Ibnu Masud, nasihatilah aku dan berilah ubat bagi jiwaku yang gelisah ini. Seharian hidupku penuh dengan perasaan tidak tenteram, jiwa gelisah dan fikiranku kusut. Makan tak enak, tidur pun tidak nyenyak.” Ibnu Masud menjawab: “Kalau penyakit itu yang menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat.
Pertama, tempat orang membaca al-Quran. Engkau baca al-Quran atau engkau dengar baik-baik orang yang membacanya. Kedua, engkau pergi ke majlis pengajian yang mengingatkan hatimu kepada Allah.
Ketiga, engkau cari waktu dan tempat yang sunyi. Di sana, engkau bertafakur mengabdikan diri kepada Allah. Nasihat sahabat Nabi itu segera dilaksanakan orang itu.
Apabila sampai di rumah, segera dia berwuduk kemudian diambilnya al-Quran dan dibacanya dengan penuh khusyuk. Selesai membaca, dia mendapati hatinya bertambah tenteram dan jiwanya tenang, fikirannya segar, hidupnya terasa baik kembali.
Padahal, dia baru melaksanakan satu daripada tiga nasihat yang disampaikan sahabat Rasulullah itu.


 
Menyayangi orang miskin
Rasulullah memerintahkan kepada Muslim yang punya kelebihan harta untuk memberikan perhatian kepada orang miskin.
Ternyata, sikap dermawan itu boleh mendatangkan ketenangan jiwa. Mengapa? Dalam sebuah hadis menjelaskan bahawa malaikat selalu mendoakan orang yang dermawan: “Setiap pagi hari dua malaikat senantiasa mendampingi setiap orang. Salah satunya mengucapkan doa: Ya Allah! Berikanlah balasan kepada orang yang berinfak. Dan malaikat yang kedua pun berdoa: Ya Allah! Berikanlah kepada orang yang kikir itu kebinasaan.”
Daripada hadis berkenaan dapat disimpulkan bahawa orang yang dermawan itu akan memperoleh dua balasan. Pertama, dia mendapat ganjaran atas apa yang diberikannya kepada orang lain.
Kedua, mendapatkan limpahan ketenangan jiwa dan belas kasihan daripada Allah.


 
Melihat orang yang di bawah, jangan lihat ke atas
Ketenangan jiwa akan diperoleh jika kita senantiasa bersyukur atas segala pemberian Allah meskipun tampak sedikit.
Rasa syukur itu akan muncul apabila kita senantiasa melihat orang yang keadaannya lebih rendah daripada kita, baik dalam hal kebendaan, kesihatan, rupa, pekerjaan dan pemikiran.
Betapa banyak di dunia ini orang yang kurang beruntung. Rasa syukur itu selain mendatangkan ketenangan jiwa, juga ganjaran daripada Allah.

 
Menjaga silaturahim
Manusia adalah makhluk yang perlu menjalinkan hubu ngan yang baik dengan manusia lain. Pelbagai keperluan hidup takkan mungkin boleh diraih tanpa adanya bantuan daripada orang lain.
Dalam hadis Rasulullah diperintahkan untuk tetap menjalin silaturahim sekalipun terhadap orang yang melakukan permusuhan kepada kita. Rasulullah bersabda bahawa silaturahim dapat memanjang kan umur dan mendatangkan rezeki.
Hubungan yang baik di dalam keluarga, mahupun dengan tetangga akan menciptakan ketenangan, kedamaian dan kemesraan. Hubungan yang baik itu juga akan meleraikan sifat dengki, buruk sangka, iri hati, besar diri dan sebagainya.


 
Banyak mengucapkan la hawla wa la quwwata illa billah
Sumber ketenangan jiwa yang hakiki bersumber daripada Allah. Oleh itu, hendaklah kita selalu menghadirkan Allah dalam segala keadaan, baik dalam keadaan senang ataupun susah.
Kuatnya hubungan kita de ngan Allah akan membuatkan jiwa seseorang itu menjadi kuat, tidak mudah goyah. Apabila kita lalai mengingati Allah, maka ia membuka peluang bagi syaitan mempengaruhi fikiran kita.


 
Mengatakan yang haq (benar) sekalipun pahit
Hidup ini harus dijaga agar senantiasa berada di atas jalan kebenaran. Kebenaran harus diperjuangkan.
Pelanggaran terhadap kebenaran akan mendatangkan kegelisahan. Ketenangan jiwa akan tercapai apabila kita tidak melanggar nilai kebenaran.
Sebaliknya, pelanggaran terhadap kebenaran akan berpengaruh terhadap ketenangan jiwa. Lihat saja orang yang kerap melakukan maksiat dalam hidupnya, mereka akan berasa gelisah walaupun nampak senang dan ceria.


 
Tidak ambil peduli terhadap celaan orang lain asalkan yang kita lakukan benar kerana Allah
Salah satu faktor yang membuat jiwa seseorang tidak tenang adalah kerana selalu mengikuti penilaian orang terhadap dirinya.
Seorang akan memiliki pendirian kuat jika berpegang kepada prinsip yang datang daripada Allah.


 
Tidak meminta kepada orang lain 
Tangan di atas (memberi) lebih mulia dari tangan di bawah adalah hadis Rasulullah yang merangsang setiap mukmin untuk hidup berdikari.Tidak bergantung dan meminta-minta kepada orang lain kerana orang yang berdikari jiwanya akan kuat dan sikapnya lebih berani dalam menghadapi kehidupan.
Sebaliknya, orang yang selalu meminta-minta menggambarkan jiwa yang lemah.


 
Menjauhi hutang
Dalam sebuah hadis, Rasulul lah dengan tegas mengatakan: “Janganlah engkau jadikan dirimu ketakutan setelah merasai ketenangan!” Sahabat berta nya: “Bagaimana boleh terjadi seperti itu! Sabdanya: Kerana hutang.” Begitulah kenyataan nya. Orang yang berhutang akan senantiasa dihantui ketakutan kerana dia dikejar-kejar untuk segera membayarnya.
Inilah salah satu faktor yang membuat ramai orang mengalami tekanan jiwa. Rasulullah juga mengatakan: “Hendaklah kamu jauhi hutang kerana hutang itu menjadi beban fikiran di malam hari dan rasa rendah diri di siang hari.”


 
Selalu berfikir positif
 Mengapa seseorang mudah berasa tertekan? Salah satu faktornya kerana dia selalu dibayangi fikiran negatif, selalu mencela dan menyesali kekurangan diri.
Padahal, kita diberikan Allah pelbagai kelebihan. Ubahlah fikiran negatif itu menjadi positif.
Ubahlah ungkapan keluh kesah yang membuat muka berkerut, badan lemas, ubahlah dengan ungkapan senang.
Bukankah di sebalik kesulitan dan kegagalan itu ada hikmah yang boleh jadi pengajaran?

PETUA-PETUA KAHWIN


Bagaimana mengekalkan perhubungan bahagia?  Apakah petuanya bagi suami untuk menambat hati isteri?
  • Sentiasa berdoa agar disayangi.
  • Apabila balik rumah, tegur dan sentuh isteri sebelum buat kerja lain.
  • Tunjukkan keprihatinan dengan bertanya secara khusus mengenai kegiatan isteri sepanjang hari.
  • Jadikan seorang pendengar yang baik kepada isteri .Jangan tergesa-gesa untuk menyelesai masalah isteri. Apa yang lebih penting adalah simpati.
  • Berikan masa sekurang-kurangnya 30 minit perhatian yang berkualiti terhadap isteri.
  • Berikan bunga, minyak wangi atau seumpamanya sebagai hadiah atau untuk memujuk ketika isteri sedang marah.
  • Tolong masak atau ajak makan di luar sekali sekala.
  • Beri pujian mengenai penampilan isteri (rambut, wajah, pakaian dan sebagainya).
  • Pujuk apabila isteri marah atau kecil hati.
  • Beri bantuan atau kerjasama setakat yang mampu.
  • Luangkan masa yang lebih agar tidak mendesak isteri untuk lebih cepat bergerak atau bertindak.
  • Jika lambat pulang, beritahu lebih awal atau telefon rumah.
  • Sekiranya isteri minta bantuan, nyatakan boleh atau tidak dengan tidak mengungkit atau banyak komen.
  • Jika anda perlu bersendirian untuk berfikir, beritahu bila anda akan pulang.
  • Apabila sudah sejuk, beritahu isteri apa yang mengganggu fikiran secara sopan. Jangan menyalahkan isteri.
  • Bila isteri bercakap, beri perhatian sepenuhnya.
  • Apabila keluar, tanya isteri kalau ada sesuatu yang ingin dipesan.
  • Beritahu bila kita ingin berehat atau tidur.
  • Peluk isteri dengan penuh kasih sayang sekurang-kurangnya empat kali sehari.
  • Telefon isteri dari tempat kerja untuk bertanya khabar, sekadar ingin memberitahu "AKU CINTA PADAMU ".
  • Ucapkan kata-kata sayang sekurang-kurangnya dua kali sehari.
  • Tolong kemaskan katil atau bilik tidur.
  • Ajak isteri berjalan-jalan tanpa anak-anak.
  • Cuba tunaikan apa yang isteri hajati.
  • Nyatakan anda merinduinya bila berjauhan.
  • Bawa pulang buah tangan, kuih kegemaran isteri sekali sekala.
  • Sentiasa lakukan ibadah bersama.
  • Jika keluar daerah,telefon isteri memberitahu nombor telefon tempat penginapan dan memberitahu anda sudah selamat sampai.
  • Sentiasa kemas dan wangi sebelum tidur bersama.
  • Urut belakang isteri sekali sekala.
  • Peluk dan belai isteri sekali sekala tanpa implikasi seksual.
  • Sabar dan tenang apabila mendengar cerita dan masalah isteri.
  • Pamerkan kasih sayang di khalayak ramai. Jangan abaikan isteri atau tinggalkannya jauh ketika berjalan.
  • Apabila keluar berjalan, elok berpegangan tangan untuk menunjukkan kemesraan.
  • Buatkan air minuman untuk isteri sekali sekala.
  • Ketika makan di luar, jangan harapkan isteri memilih tempat makan setiap masa.
  • Beri perhatian lebih kepada isteri daripada orang lain ketika di kalayak ramai.
  • Lebihkan isteri daripada anak-anak.
  • Bila isteri kurang sihat, beri perhatian sewajarnya. Manjakan isteri sepertimana dia memanjakan anda.
  • Seeloknya masuk tidur serentak.
  • Belai isteri sebelum pergi kerja.
  • Ucapkan terima kasih setiap khidmat yang isteri berikan.
  • Cari masa untuk berdua-duaan sekali sekala.
  • Lakukan riadah bersama isteri.
  • Pergi berkelah sekali sekala.
  • Tolong cuci atau jemur pakaian sekali sekala.

petua awet muda


















Apa yang perlu adalah mengenali cara-cara penjagaan yang betul bagi memiliki wajah yang cantik dan awet muda. Berikut langkah-langkah yang perlu diberi perhatian.

- Lindungi kulit daripada matahari

Pendedahan terhadap pancaran cahaya matahari menjadi antara faktor berlakunya proses penuaan. Anda perlu menggunakan krim perlindungan matahari setiap hari. Penggunaan krim perlindungan itu menghalang proses penuaan sekali gus bertindak ke atas prapenuaan.

- Elak merokok

Asap rokok secara tidak langsung mempercepatkan proses penuaan seseorang kerana asap tersebut akan menyerap kandungan oksigen pada kulit dan melambatkan pembentukan sel-sel baru sehingga membuatkan wajah kelihatan pucat serta mengundang garis-garis halus pada mata.

- Pencucian dalaman

Kebanyakan wanita tidak mengamalkan pencucian wajah sehingga bersih secara dalaman. Pencucian yang tidak bersih dipercayai akan mengundang kekeringan kulit dan kedutan. Anda tidak perlu menggunakan pencuci wajah yang mahal, sebaliknya pencuci biasa yang berbentuk krim boleh menanggalkan kekotoran apabila dikesat dengan kain kapas. Manakala, untuk kulit kering pula urut wajah dengan pencuci yang berminyak, biarkan selama beberapa minit dan cuci dengan air suam.

- Pelembapan dua kali ganda

Selain pelembapan seharian, anda juga boleh meningkatkan tahap pelembapan kulit sama ada menggunakan topeng muka atau menyapu krim pelembap mahupun krim malam dalam lapisan tebal pada seluruh wajah. Biarkan lapisan tebal itu selama lima hingga 10 minit dan lap dengan tisu.

- Aktifkan peredaran darah

Penggunaan skrab wajah dua kali seminggu dapat membantu melembutkan permukaan kulit. Skrab juga dapat mengaktifkan peredaran darah pada lapisan atas kulit. Dengan ini, ia membantu membentuk sel-sel baru pada wajah.

- Penggunaan bedak asas

Garis-garis halus dan kedutan dapat dihilangkan buat sementara waktu dengan penggunaan produk kosmetik yang sesuai. Misalnya, bedak asas, konselar dan bedak kompak atau bedak halus membantu menutup garis-garis tersebut.

- Kerap membelai wajah

Walaupun saban hari, anda menggunakan produk penjagaan kulit untuk memiliki kulit yang cantik tetapi rawatan wajah sebulan sekali amat membantu dalam menangani masalah kulit dan melambatkan proses penuaan. Gunakan rawatan wajah yang sesuai untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

- Pengendalian lembut

Ketika menggunakan produk penjagaan kulit atau solekan, anda perlu oles secara lembut supaya ia tidak merosakkan kulit wajah. Kulit sekeliling mata disifatkan lebih lembut berbanding di bahagian lain. Maka ia perlu dibelai secara lembut ketika menyapu krim pencuci atau krim mata. Semasa menyapu krim pada mata atau wajah, anda dinasihatkan menyapu krim tersebut menghala ke atas dan bukan ke bawah.

- Solekan yang sempurna

Beli produk kosmetik yang mengandungi perlindungan UV kerana bahan-bahan tersebut dapat melindungi kulit daripada pancaran matahari. Buat sedikit penyelidikan sebelum membeli produk kosmetik terutamanya pembayang mata, maskara dan pengalit mata.

10 PETANDA SI DIA JODOH ANDA

1. Gunakan seluruh pancaindera
Jodoh adalah perkara yang sudah ditetapkan oleh Tuhan yang maha esa. Tetapi bagaimana kita hendak mengetahui dia memang ditakdirkan untuk kita? Tuhan mengurniakan manusia telinga untuk mendengar, mata untuk melihat dan akal untuk berfikir. Jadi gunakan sebaik-baiknya bagi mengungkapkan rahsia cinta yang ditakdirkan. Dua manusia yang rasa mereka dapat hidup bersama dan memang dijodohkan pasti memiliki ikatan emosi, spiritual dan fizikal antara keduanya.
Apabila bersama, masing-masing dapat merasai kemanisan cinta dan saling memerlukan antara satu sama lain. Lalu gerak hati mengatakan, dialah insan yang ditakdirkan untuk bersama. Benarkah ia seperti yang diperkatakan? Berikut adalah 10 petanda yang menunjukkan dia adalah jodoh kita.
2. Bersahaja
Kekasih kita itu bersikap bersahaja dan tidak berlakon. Cuba perhatikan cara dia berpakaian, cara percakapan, cara ketawa serta cara makan dan minum. Adakah ia spontan dan tidak dikawal ataupun kelihatan pelik.
Kalau ia nampak kurang selesa dengan gayanya, sah dia sedang berlakon. Kadang-kadang, kita dapat mengesan yang dia sedang berlakon. Tetapi, apabila dia tampil bersahaja dan tidak dibuat-buat, maka dia adalah calon hidup kita yang sesuai. Jika tidak, dia mungkin bukan jodoh kita.

3. Senang bersama
Walaupun kita selalu bersamanya, tidak ada sedikit pun perasaan bosan, jemu ataupun tertekan pada diri kita. Semakin hari semakin sayang kepadanya. Kita sentiasa tenang, gembira dan dia menjadi pengubat kedukaan kita.
Dia juga merasainya. Rasa senang sekali apabila bersama. Apabila berjauhan, terasa sedikit tekanan dan rasa ingin berjumpa dengannya. Tidak kira siang ataupun malam, ketiadaannya terasa sedikit kehilangan.
4. Terima kita seadanya
Apapun kisah silam yang pernah kita lakukan, dia tidak ambil peduli. Mungkin dia tahu perpisahan dengan bekas kekasihnya sebelum ini kita yang mulakan.
Dia juga tidak mengambil kisah siapa kita sebelum ini. Yang penting, siapa kita sekarang. Biarpun dia tahu yang kita pernah mempunyai kekasih sebelumnya, dia tidak ambil hati langsung. Yang dia tahu, kita adalah miliknya kini.
Dia juga sedia berkongsi kisah silamnya. Tidak perlu menyimpan rahsia apabila dia sudah bersedia menjadi pasangan hidup kita.
5. Sentiasa jujur
Dia tidak kisah apa yang kita lakukan asalkan tidak menyalahi hukum hakam agama. Sikap jujur yang dipamerkan menarik hati kita. Kejujuran bukan perkara yang boleh dilakonkan. Kita dapat mengesyaki sesuatu apabila dia menipu kita.
Selagi kejujuran bertakhta di hatinya, kebahagiaan menjadi milik kita. Apabila berjauhan, kejujuran menjadi faktor paling penting bagi suatu hubungan.
Apabila dia tidak jujur, sukar baginya mengelak daripada berlaku curang kepada kita. Apabila dia jujur, semakin hangat lagi hubungan cinta kita. Kejujuran yang disulami dengan kesetiaan membuahkan percintaan yang sejati. Jadi, dialah sebaik-baik pilihan.

6. Percaya Mempercayai
Setiap orang mempunyai rahsia tersendiri. Adakalanya rahsia ini perlu dikongsi supaya dapat mengurangkan beban yang ditanggung.
Apabila kita mempunyai rahsia dan ingin memberitahu kekasih, adakah rahsia kita selamat di tangannya? Bagi mereka yang berjodoh, sifat saling percaya mempercayai antara satu sama lain timbul dari dalam hati nurani mereka.
Mereka rasa selamat apabila memberitahu rahsia-rahsia kepada kekasihnya berbanding rakan-rakan yang lain. Satu lagi, kita tidak berahsia apa pun kepadanya dan kita pasti rahsia kita selamat. Bukti cinta sejati adalah melalui kepercayaan dan kejujuran. Bahagialah individu yang memperoleh kedua-duanya.
7. Senang Bekerjasama
Bagi kita yang inginkan hubungan cinta berjaya dan kekal dalam jangka masa yang panjang, kita dan dia perlu saling bekerjasama melalui hidup ini. Kita dan kekasih perlu memberi kerjasama melakukan suatu perkara sama ada perkara remeh ataupun sukar.
Segala kerja yang dilakukan perlulah ikhlas bagi membantu pasangan dan meringankan tugas masing-masing. Perkara paling penting, kita dan dia dapat melalui semua ini dengan melakukannya bersama-sama.
Kita dan dia juga dapat melakukan semuanya tanpa memerlukan orang lain dan kita senang melakukannya bersama. Ini penting kerana ia mempengaruhi kehidupan kita pada masa hadapan.
Jika tiada kerjasama, sukar bagi kita hidup bersamanya. Ini kerana, kita yang memikul beban tanggungjawab seratus peratus. Bukankah ini menyusahkan?
8. Memahami diri kita
Bagi pasangan yang berjodoh, dia mestilah memahami diri pasangannya. Semasa kita sakit dia bawa ke klinik. Semasa kita berduka, dia menjadi penghibur. Apabila kita mengalami kesusahan, dia menjadi pembantu. Di kala kita sedang berleter, dia menjadi pendengar.
Dia selalu bersama kita dalam sebarang situasi. Tidak kira kita sedang gembira ataupun berduka, dia sentiasa ada untuk kita.
Dia juga bersedia mengalami pasang surut dalam percintaan. Kata orang, ‘lidah sendiri lagikan tergigit, inikan pula suami isteri’. Pepatah ini juga sesuai bagi pasangan kekasih.
Apabila dia sentiasa bersama kita melalui hidup ini di kala suka dan duka, di saat senang dan susah, dialah calon yang sesuai menjadi pasangan hidup kita.
9. Tampilkan kelemahan
Tiada siapa yang sempurna di dunia. Tipulah jika ada orang yang mengaku dia insan yang sempurna daripada segala sudut.
Pasti di kalangan kita memiliki kelemahan dan keburukan tertentu. Bagi dia yang bersedia menjadi teman hidup kita, dia tidak terlalu menyimpan rahsia kelemahannya dan bersedia memberitahu kita.
Sudah tentu bukan senang untuk memberitahu dan mengakui kelemahan di hadapan kekasihnya. Malah, dia tidak segan mempamerkan keburukannya kepada kita.
Misalnya, apabila dia bangun tidur ataupun sakit dan tidak mandi dua hari, dia tidak menghalang kita daripada melawatnya. Apabila kita dan dia saling menerima kelemahan dan sifat buruk masing-masing, memang ditakdirkan kita hidup bersamanya.
10. Kata hati
Dengarlah kata hati. Kadangkala, manusia dikurniakan Tuhan deria keenam yang dapat mengetahui dan memahami perasaan pasangannya.
Dengan deria batin ini juga kita dapat saling tahu perasaan masing-masing. Kita dan dia juga dapat membaca fikiran antara satu sama lain dan dapat menduga reaksi dan tindak balas pada situasi tertentu.
Apabila kita yakin dengan pilihan hidup kita, tanyalah sekali lagi. Adakah dia ditakdirkan untuk kita? Dengarlah kata hati dan buatlah pilihan. Serahlah segalanya pada ketentuan yang maha berkuasa.
Mimpi
Jodoh dan pertemuan semuanya di tangan Tuhan. Manusia hanya perancang di pentas dunia ini dan skripnya ditulis oleh yang maha esa. Adakalanya, dalam memainkan peranan sebagai pelakon, diberi petunjuk melalui mimpi.
Mimpi memang mainan tidur, tetapi apabila kita melakukan sembahyang Istikharah dan memohon supaya Tuhan memberikan petunjuk, insya-Allah dengan izinnya kita mendapat mimpi petunjuk. Jika dia pilihan kita, buatlah keputusan sebaiknya.
Jika tidak, tolaklah dia dengan baik. Semua yang kita lakukan ini adalah bagi mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia. Ingatlah, nikmat di dunia ini hanya sementara. Nikmat di akhirat adalah kekal selamanya.
Fikirkanlah. Adakah dia jodoh kita?
Manusia merancang, Allah menentukan.”

14 Bukti Seseorang itu Benar-benar Mencintai Kamu

1.Seseorang yang mencintai kamu, tidak bisa memberikan alasan mengapa, ia mencintaimu. Dia hanya tahu, dimata dia, kamulah satu satunya…
2. Seseorang yang mencintai kamu, sebenarnya selalu membuatmu marah /gila /jengkel / stres. Tapi ia tidak pernah tahu hal bodoh apa yang sudah ia lakukan, karena semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu…
3. Seseorang yang mencintai kamu, jarang memujimu, tetapi di dalam hatinya kamu adalah yang terbaik, hanya ia yang tahu…
4. Seseorang yang mencintai kamu, akan marah-marah atau mengeluh jika kamu tidak membalas pesannya atau telp-nya, karena ia peduli dan ia tidak ingin sesuatu terjadi ke kamu…

5. Seseorang yang mencintai kamu, hanya menjatuhkan airmatanya dihadapanmu. Ketika kamu mencoba untuk menghapus air matanya, kamu telah menyentuh hatinya, dimana hatinya selalu berdegup / berdenyut /bergetar untuk kamu…
6. Seseorang yang mencintai kamu, akan mengingat setiap kata yg kamu ucapkan, bahkan yang tidak sengaja dan ia akan selalu menggunakan kata2 itu tepat waktunya…
7. Seseorang yang mencintai kamu, tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah, karena ia tidak mau mengingkari janjinya. Ia ingin kamu untuk mempercayainya dan ia ingin memberikan hidup yang paling bahagia dan aman selama-lamanya…
8. Seseorang yang mencintai kamu, mungkin tidak bisa mengingat kejadian/ kesempatan istimewa, seperti perayaan hari ulang tahunmu, tapi ia tahu bahwa setiap detik yang ia lalui, ia mencintai kamu, tidak peduli hari apakah hari ini…
9. Seseorang yang mencintai kamu, tidak mau berkata Aku mencintaimu dengan mudah, karena segalanya yang ia lakukan untuk kamu adalah untuk menunjukkan bahwa ia siap mencintaimu, tetapi hanya ia yg akan mengatakan kata “I LOVE U” pada situasi yang spesial, karena ia tidak mau kamu salah mengerti, dia mau kamu mengetahui bahwa ia mencintai dirimu…
10. Seseorang yang benar2 mencintai kamu, akan merasa bahwa sesuatu harus dikatakan sekali saja, karena ia berpikir bahwa kamu telah mengerti dirinya. Jika berkata terlalu banyak, ia akan merasa bahwa tidak ada yang akan membuatnya bahagia / tersenyum…
11. Seseorang yang mencintai kamu, akan pergi ke airport untuk menjemput kamu, dia tidak akan membawa seikat mawar dan memanggilmu sayang seperti yang kamu harapkan. Tetapi, ia akan membawakan kopermu dan menanyakan : Mengapa kamu menjadi lebih kurus dalam waktu 2 hari ?Dengan hatinya yang tulus.
12. Seseorang yang mencintai kamu, tidak tahu apakah ia harus menelponmu ketika kamu marah, tetapi ia akan mengirimkan pesan setelah beberapa jam. Jika kamu menanyakan : mengapa ia telat menelepon, ia akan berkata : Ketika kamu marah, penjelasan dari dirinya semua hanyalah sampah. Tetapi, ketika kamu sudah tenang, penjelasannya baru akan benar2 bekerja / manjur / berguna.
13. Seseorang yang mencintaimu, akan selalu menyimpan semua benda2 yang telah kamu berikan, bahkan kertas kecil bertuliskan ‘I LOVE U’ ada didalam dompetnya…
14.Seseorang yang mencintaimu, jarang mengatakan kata2 manis. Tapi kamu tahu, ‘kecupannya’ sudah menyalurkan semua. Seseorang yang mencintai kamu, akan selalu berusaha membuat mu tersenyum dan tertawa walau terkadang caranya membingungkanmu …
Seseorang yang mencintaimu, akan membalut hatimu yang pernah terluka dan menjaganya dengan setulus hati agar tidak terluka lagi dan ia akan memberikanmu yang terbaik walau harus menyakiti hatinya sendiri…
Seseorang yang mencintaimu, akan rela melepaskanmu pergi bila bersamanya kamu tidak bahagia dan ia akan ikut bahagia walau kamu yang dicintainya bahagia bersama orang lain.

Apakah Sidia Menyintai Anda?






1. Orang yang mencintai kamu tidak pernah mampu memberikan alasan kenapa dia mencintai kamu. Yang dia tahu di hati dan matanya hanya ada kamu satu-satunya.

2. Orang yang mencintai kamu selalu menerima kamu apa adanya, di hati dan matanya kamu selalu yang tercantik walaupun mungkin kamu merasa berat badan kamu sudah bertambah.

3. Orang yang mencintai kamu selalu ingin tahu tentang apa saja yang kamu lalui sepanjang hari ini, dia ingin tahu kegiatan kamu.

Terusin Bacanya......

Rukun Nikah Dalam Islam



Nikah menurut bahasa ialah berkumpul dan bercampur. Menurut istilah syarak pula ialah ijab dan qabul (‘aqad) yang menghalalkan persetubuhan antara lelaki dan perempuan yang diucapkan oleh kata-kata yang menunjukkan nikah, menurut peraturan yang ditentukan oleh Islam[1]. Perkataan zawaj digunakan di dalam al-Quran bermaksud pasangan dalam penggunaannya perkataan ini bermaksud perkahwinan Allah s.w.t. menjadikan manusia itu berpasang-pasangan, menghalalkan perkahwinan dan mengharamkan zina.
 
Sejarah perkahwinan

Agama-agama wahyu memperakui bahawa perkahwinan pertama di kalangan manusia berlaku antara Nabi Adam a.s. bersama Hawa. Perkahwinan ini berlaku dengan suatu cara perhubungan yang dibenarkan oleh Allah s.w.t kepada mereka berdua. Ini merupakan suatu sistem perkahwinan yang disyariatkan bagi membiakkan manusia untuk memerintah Bumi dan mendudukinya buat sementara waktu. Selain al-Quran dan hadith, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru turut menceritakan kejadian Adam dan Hawa sebagai pasangan pertama. Di dalam Perjanjian Lama atau Taurat, telah diselitkan beberapa ayat, antaranya yang bermaksud, “Tuhan telah berkata tidak baik Adam berkeseorangan sahaja, maka Aku jadikan seorang penolong sepertinya”. [2]
Berkenaan dengan perkahwinan anak-anak Adam sendiri tidaklah dapat diketahui bagaimanakah sistemnya yang sebenar. Di dalam Tafsir Ibn Kathir, apa yang diriwayatkan oleh Ibn Jarir daripada Ibn Masi’ud dari beberapa orang sahabat yang lain,bahawa mereka berkata yang bermaksud, “Sesungguhnya tidak diperanakkan bagi Adam anak lelaki melainkan diperanakkan beserta anak perempuan, kemudian anak lelaki kandungan ini dikahwinkan dengan anak perempuan dari kandungan lain, dan anak perempuan bagi kandungan ini dikahwinkan dengan anak lelaki dari kandungan yang lain itu.” Pada masa itu, perkahwinan berlainan kandungan boleh dijadikan seperti perkahwinan berlainan keturunan.

Jenis-jenis perkahwinan

* Poligami adalah perkahwinan lelaki dengan ramai wanita. Ia diamalkan oleh hampir kesemua bangsa di dunia ini. Mereka mengamalkan poligami tanpa had dan batas. Contohnya ada agama di negara China yang membolehkan perkahwinan sehingga 130 orang isteri. Pada syariat Yahudi, poligami dibenarkan tanpa batas dan menurut Islam, poligami hanya dibenarkan sehingga empat orang isteri dengan syarat-syarat yang tertentu.
* Poliandri merupakah perkahwinan yang berlaku antara seorang perempuan dengan beberapa orang lelaki (konsep songsang dari poligami). Perkahwinan ini sangat jarang berlaku kecuali di Tibet, orang-orang bukit di India dan masyarakat jahiliah Arab. Contohnya masyarakat Juansuwaris apabila saudara lelaki yang tua mengahwini seorang wanita, wanita itu menjadi isteri untuk semua saudara-saudaranya. Amalan ini merujuk kepada kitab Mahabhrata.
* Monogami merupakan cara perkahwinan tunggal iaitu perkahwinan antara seorang lelaki dengan seorang perempuan sahaja. Sesetengah agama seperti Kristian mengamalkan perkahwinan jenis ini kerana menganggap perkahwinan antara seorang lelaki dan seorang perempuan adalah untuk sepanjang zaman. Oleh kerana itulah penceraian tidak diiktiraf sama sekali (seperti mazhab Katolik).

Kedudukan perkahwinan dalam Islam

* Wajib kepada orang yang mempunyai nafsu yang kuat sehingga boleh menjatuhkan ke lembah maksiat (zina dan sebagainya) sedangkan ia seorang yang mampu.disini mampu bermaksud ia mampu membayar mahar(mas berkahminan/dower) dan mampu nafkah kepad bakal isterinya. Dalam permasalahan ini boleh didahulukan perkahwinan dari naik haji kerana gusar penzinaan akan berlaku, tetapi jika dapat dikawal nafsu, maka ibadat haji yang wajib perlu didahulukan kerana beliau seorang yang berkemampuan dalam segala aspek.
* Sunat kepada orang yang mampu tetapi dapat mengawal nafsunya.
* Harus kepada orang yang tidak ada padanya galakan dan bantahan untuk berkahwin dan ini merupakan hukum asal perkahwinan
* Makruh kepada orang yang tidak berkemampuan dari segi nafkah batin dan lahir tetapi sekadar tidak memberi kemudaratan kepada isteri, samaada ia kaya atai tiada nafsu yang kuat
* Haram kepada orang yang tidak berkempuan untuk memberi nafkah batin dan lahir dan ia sendiri tidak berkuasa (lemah), tidak punya keinginan berkahwin serta akan menganiaya isteri jika dia berkahwin.

Hikmah perkahwinan

* cara yang halal untuk menyalurkanm nafsu seks.melalui ini perzinan .liwat dan pelacuran sebagainya dpat dielakan.
* Untuk memperoleh ketenangan hidup, kasih sayang dan ketenteraman
* Memelihara kesucian diri
* Melaksanakan tuntutan syariat
* Menjaga keturunan
* Sebagai media pendidikan: Islam begitu teliti dalam menyediakan persekitaran yang sihat bagi membesarkan anak-anak.Kanak-kanak yang dibesarkan tanpa perhubungan ibu bapa akan memudahkan si anak terjerumus dalam kegiatan tidak bermoral. Oleh itu, institusi kekeluargaan yang disyorkan Islam dilihat medium yang sesuai sebagai petunjuk dan pedoman kepada anak-anak
* Mewujudkan kerjasama dan tanggungjawab
* Dapat mengeratkan silaturahim

Dalil pensyariatan

* Surah An-Nisaa’: ayat 1 & 3
* Surah An-Nuur: ayat 32
* Surah An-Nahl: ayat 72
* Surah Yaasin: ayat 36
* Surah Ar-Rum: ayat 21
* Surah Adz-Dzariyaat: ayat 49
* Surah Luqman: ayat 10
* Surah Qaf: ayat 7
* Surah Asy-Syu’araa: ayat 7

Pemilihan calon

Islam ada menggariskan beberapa ciri-ciri bakal suami dan bakal isteri yang dituntut di dalam Islam. Namun, ia hanyalah panduan dan tiada paksaan untuk mengikut panduan-panduan ini.
Ciri-ciri bakal suami
Sekadar gambar hiasan : Perkahwinan antara Datuk Siti Nurhaliza bersama Datuk Khalid
* beriman & bertaqwa kepada Allah s.w.t
* bertanggungjawab terhadap semua benda
* memiliki akhlak-akhlak yang terpuji
* berilmu agama agar dapat membimbing bakal isteri dan anak-anak ke jalan yang benar
* tidak berpenyakit yang berat seperti gila, AIDS dan sebagainya
* rajin berusaha untuk kebaikan rumahtangga seperti mencari rezeki yang halal untuk kebahagiaan keluarga.

Ciri-ciri bakal isteri

* beriman & solehah
* rupa paras yang cantik dan elok
* memiliki akhlak-akhlak yang terpuji
* menentukan mas kahwin yang rendah
* wanita yang subur
* masih dara
* berasal dari keturunan yang baik
* bukan keturunan terdekat

Sebab haram nikah

* Perempuan yang diharamkan berkahwin oleh lelaki disebabkan keturunannya (haram selamanya) dan ia dijelaskan dalam surah an-Nisa: Ayat 23 yang bermaksud, “Diharamkan kepada kamu mengahwini ibu kamu, anak kamu, adik-beradik kamu, emak saudara sebelah bapa, emak saudara sebelah ibu, anak saudara perempuan bagi adik-beradik lelaki, dan anak saudara perempuan bagi adik-beradik perempuan.”:
o Ibu
o Nenek sebelah ibu mahupun bapa
o Anak perempuan & keturunannya
o Adik-beradik perempuan seibu sebapa atau sebapa atau seibu
o Anak perempuan kepada adik-beradik lelaki mahupun perempuan, iaitu semua anak saudara perempuan
o Emak saudara sebelah bapa (adik-beradik bapa)
o Emak saudara sebelah ibu (adik-beradik ibu)
* Perempuan yang diharamkan kahwin oleh lelaki disebabkan oleh susuan ialah:
o Ibu susuan
o Nenek dari sebelah ibu susuan
o Adik-beradik perempuan susuan
o Anak perempuan kepada adik-beradik susuan lelaki atau perempuan
o Emak saudara sebelah ibu susuan atau bapa susuan
* Perempuan mahram bagi lelaki kerana persemendaan ialah:
o Ibu mentua dan ke atas
o Ibu tiri
o Nenek tiri
o Menantu perempuan
o Anak tiri perempuan dan keturunannya
o Adik ipar perempuan dan keturunannya
o Emak saudara kepada isteri
* Anak saudara perempuan kepada isteri dan keturunannya

Peminangan

Pertunangan atau bertunang merupakan suatu ikatan janji pihak lelaki dan perempuan untuk melangsungkan perkahwinan mengikut tarikh yang dipersetujui oleh kedua-dua pihak. Meminang merupakan adat kebiasaan masyarakat Melayu yang diterima oleh Islam. Peminangan adalah permulaan proses perkahwinan. Hukum peminangan adalah harus dan hendaklah bukan isteri orang, bukan mahram sendiri, tidak dalam idah, dan bukan tunangan orang. Pemberian seperti cincin kepada wanita semasa peminangan merupakan tanda ikatan pertunangan. Apabila berlaku keingkaran yang disebabkan oleh lelaki, pemberian tidak perlu dikembalikan dan jika disebabkan oleh wanita, maka hendaklah dikembalikan, namun persetujuan hendaklah dibuat semasa peminangan dilakukan. Melihat bakal suami dan bakal isteri adalah sunat, kerana tidak mahu penyesalan berlaku setelah berumahtangga. Anggota yang harus dilihat bagi seorang wanita ialah muka dan kedua-dua tangan sahaja.

Hadis Rasullullah berkenaan kebenaran untuk merisik(melihat tunang)dan meminang:
“Daripada Abu Hurairah RA berkata,sabda Rasullullah SAW kepada seorang lelaki yang hendak berkahwin dengan seorang perempuan: “Adakah kamu telah melihatnya?jawabnya tidak(kata lelaki itu kepada Rasullullah).Pergilah melihatnya supaya perkahwinan kamu terjamin berkekalan.” (Hadis Riwayat Tarmizi dan Nasai)

Hadis Rasullullah berkenaan larangan meminang wanita yang telah bertunang:
“Daripada Ibnu Umar RA bahawa Rasullullah SAW telah bersabda: “Kamu tidak boleh meminang tunang saudara kamu sehingga dia(membuat ketetapan untuk) memutuskannya”. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim(Asy-Syaikhan))

Nikah
Rukun nikah

* Pengantin lelaki
* Pengantin perempuan
* Wali
* Dua orang saksi
* Ijab dan kabul (akad nikah)

Syarat bakal suami

* Islam
* Lelaki yang tertentu
* Bukan lelaki mahram dengan bakal isteri
* Mengetahui wali yang sebenar bagi akad nikah tersebut
* Bukan dalam ihram haji atau umrah
* Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
* Tidak mempunyai empat orang isteri yang sah dalam satu masa
* Mengetahui bahawa perempuan yang hendak dikahwini adalah sah dijadikan isteri

Syarat bakal isteri

* Islam
* Perempuan yang tertentu
* Bukan perempuan mahram dengan bakal suami
* Bukan seorang khunsa
* Bukan dalam ihram haji atau umrah
* Tidak dalam idah
* Bukan isteri orang

Syarat wali

* Islam, bukan kafir dan murtad
* Lelaki dan bukannya perempuan
* Baligh
* Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
* Bukan dalam ihram haji atau umrah
* Tidak fasik
* Tidak cacat akal fikiran, terlalu tua dan sebagainya
* Merdeka
* Tidak ditahan kuasanya daripada membelanjakan hartanya

Sebaiknya bakal isteri perlulah menyetujui perkahwinannya dengan bakal suami agar tidak timbul sebarang masalah selepas menjalani kehidupan sebagai suami isteri.Ini juga bertujuan untuk menjaga hak asasi kaum wanita itu sendiri.Sebab itu juga,sebelum akad nikah(lafaz ijab qabul berlangsung antara Wali/wakil Wali).Wali/wakil Wali perlu mendapatkan pengesahan/kepastian sebenar dari bakal isteri/wanita yang hendak dikahwinkan tentang status kerelaannya untuk disatukan.

Jenis-jenis wali

* Wali mujbir: Wali dari bapa sendiri atau datuk sebelah bapa (bapa kepada bapa) mempunyai kuasa mewalikan perkahwinan anak perempuannya atau cucu perempuannya dengan persetujuannya atau tidak(sebaiknya perlu mendapatkan kerelaan bakal isteri yang hendak dikahwinkan)
* Wali aqrab: Wali terdekat mengikut susunan yang layak dan berhak menjadi wali
* Wali ab’ad: Wali yang jauh sedikit mengikut susunan yang layak menjadi wali, jika ketiadaan wali aqrab berkenaan. Wali ab’ad ini akan berpindah kepada wali ab’ad lain seterusnya mengikut susuna tersebut jika tiada yang terdekat lagi.
* Wali raja/hakim: Wali yang diberi kuasa atau ditauliahkan oleh pemerintah atau pihak berkuasa negeri kepada orang yang telah dilantik menjalankan tugas ini dengan sebab-sebab tertentu
Syarat-syarat saksi
* Sekurang-kurangya dua orang
* Islam
* Berakal
* Baligh
* Lelaki
* Memahami kandungan lafaz ijab dan qabul
* Boleh mendengar, melihat dan bercakap
* Adil (Tidak melakukan dosa-dosa besar dan tidak berterusan melakukan dosa-dosa kecil)
* Merdeka

Syarat ijab

* Pernikahan nikah hendaklah tepat
* Tidak boleh menggunakan perkataan sindiran
* Diucapkan oleh wali atau wakilnya
* Tidak diikatkan dengan tempoh waktu seperti mutaah(nikah kontrak e.g.perkahwinan(ikatan suami isteri) yang sah dalam tempoh tertentu seperti yang dijanjikan dalam persetujuan nikah muataah)
* Tidak secara taklik(tiada sebutan prasyarat sewaktu ijab dilafazkan)
Contoh bacaan Ijab:Wali/wakil Wali berkata kepada bakal suami:”Aku nikahkan/kahwinkan engkau dengan Diana Binti Daniel dengan mas kahwinnya/bayaran perkahwinannya sebanyak RM 3000 tunai”.

Syarat qabul

* Ucapan mestilah sesuai dengan ucapan ijab
* Tiada perkataan sindiran
* Dilafazkan oleh bakal suami atau wakilnya (atas sebab-sebab tertentu)
* Tidak diikatkan dengan tempoh waktu seperti mutaah(seperti nikah kontrak)
* Tidak secara taklik(tiada sebutan prasyarat sewaktu qabul dilafazkan)
* Menyebut nama bakal isteri
* Tidak diselangi dengan perkataan lain

Contoh sebuatan qabul(akan dilafazkan oleh bakal suami):”Aku terima nikah/perkahwinanku dengan Diana Binti Daniel dengan mas kahwinnya/bayaran perkahwinannya sebanyak RM 3000 tunai” ATAU “Aku terima Diana Binti Daniel sebagai isteriku”.
Selepas qabul dilafazkan Wali/wakil Wali akan mendapatkan pengikhtirafan/kesaksian dari para hadirin khususnya dari saksi perkahwinan dengan cara meminta saksi mengatakan lafaz “Sah” atau perkataan lain yang sama maksud dengan perkataan itu.
Selanjutnya Wali/wakil Wali akan membaca doa selamat agar perkahwinan suami isteri itu berkekalan dan berbahagia sepanjang kehidupan mereka serta doa itu akan diAmeenkan oleh para hadirin

Sejurus itu,mas kahwan/bayaran perkawinan/mahar akan diserahkan kepada pihak isteri dan selalunya sebentuk cincin akan disarungkan kepada jari manis isteri oleh suami sebagai tanda permulaan ikatan kekeluargaan atau simbol pertalian kebahagian suami isteri.Aktiviti ini diteruskan dengan suami mengucup/mencium isteri.Aktiviti ini disebut sebagai “Pembatalan Wuduk”.Ini kerana sebelum akad nikah dijalankan suami dan isteri itu diminta untuk berwuduk terlebih dahulu.

Suami isteri juga diminta untuk solat sunat nikah sebagai tanda kesyukuran selepas perkahwinan berlangsung.Perkahwinan Islam sememangnya mudah kerana ia tidak perlu mengambil masa yang lama dan memerlukan banyak aset-aset perkahwinan disamping mas kahwin,hantaran atau majlis keramaian(walimatul urus)yang tidak perlu membebankan atau membazir.Jadi mengapa perlu menyusahkan dalam hal berkaitan perkahwinan dan mengapakah perlu melakukan zina?

Wakil Wali/ Qadi

Wakil wali/Qadi adalah orang yang dipertanggungjawabkan oleh institusi Masjid atau jabatan/pusat Islam untuk menerima tuntutan para Wali untuk menikahkan/mengahwinkan bakal isteri dengan bakal suami.Segala urusan perkahwinan,penyedian aset perkahwian seperti mas kahwin,barangan hantaran(hadiah),penyedian tempat berkahwin,jamuan makanan kepada para hadirin dan lain-lain adalah tanggungan pihak suami isteri itu. Qadi hanya perlu memastikan aset-aset itu telah disediakan supaya urusan perkahwinan berjalan lancar.Disamping tanggungjawabnya mengahwinkan suami isteri berjalan dengan dengan sempurna,Qadi perlu menyempurnakan dokumen-dokumen berkaitan perkahwinan seperti sijil perkahwinan dan pengesahan suami isteri di pihak tertinggi seperti jabatan Islam dan jabatan pendaftaran negara.Ini bagi memastikan status resume suami isteri itu sentiasa sulit dan terpelihara.Qadi selalunya dilantik dari kalangan orang-orang alim(yang mempunyai pengetahuan dalam agama Islam dengan luas) seperti Ustaz,Muallim,Mufti,Sheikh ulIslam dan sebagainya.Qadi juga mesti merupakan seorang lelaki Islam yang sudah merdeka dan akhil baligh.

Mahar

Mahar ialah pemberian yang wajib diberikan oleh lelaki kepada perempuan yang bakal menjadi isterinya. Ia juga disebut sebagai mas kahwin. Hukumnya adalah wajib berdasarkan surah an-Nisa: ayat 4. Jumlah mahar yang wajib dibayar akan ditentukan oleh walinya jika perempuan itu masih kecil, tetapi sudah baligh atau janda boleh ditentukan oleh perempuan itu sendiri. Mahar boleh dibayar dengan pelbagai cara yang mempunyai nilai atau faedah tertentu berdasarkan persetujuan bersama seperti rumah, kebun, mengajar atau membaca al-Quran, mengajar ilmu agama, senaskah kitab al-Quran, sejadah sembahyang, pakaian sembahyang atau sebagainya. Malah ia boleh dibayar secara tunai, bertangguh atau berhutang. Jika mahar berhutang, suami wajib membayarnya setelah melakukan persetubuhan atau persetubuhan secara syubhah atau salah seorang mati. Jika suaminya mati, waris suami wajib membayarnya kepada ahli waris isterinya. Jika diceraikan sebelum bersetubuh, hutang mahar wajib dibayar separuh daripada nilainya kepada bekas isterinya, jika sudah dibayar tetapi belum bersetubuh, maka isteri wajib memulangkan separuh daripadanya. Jika isteri meminta fasakh, mereka belum bersetubuh, dan mahar masih berhutang, suaminya tidak wajib membayarnya. Jika sudah dibayar, bekas isteri wajib memulangkan kesemua jumlah mahar tersebut.

Jenis mahar

* Mahar misil : mahar yang dinilai berdasarkan mahar saudara perempuan yang telah berkahwin sebelumnya
* Mahar muthamma : mahar yang dinilai berdasarkan keadaan, kedudukan, atau ditentukan oleh perempuan atau walinya.

Walimatulurus

Walimatulurus atau kenduri kahwin sunat(seperti majlis santapan makanan)diadakan dan menerima jemputannya adalah wajib (terdapat ulama mengatakan sunat). Ia bertujuan untuk menghebahkan kepada orang ramai mengenai perkahwinan tersebut, mengelakkan sangkaan buruk orang ramai sekiranya terjadi sesuatu perkata dan saudara mara dapat menyaksikan sendiri pernikahan mereka dan mendoakan kebahagiaan rumahtangga mereka. Terdapat beberapa adab dalam walimatulurus seperti dilakukan selepas akad nikah; menjemput jemputan mengikut keutamaan seperti didahulukan saudara-mara, kaum kerabat dari kedua-dua pihak, jiran dan rakan kenalan; bagi pengantin wanita hendaklah mengikut sunah Nabi MuhammadSAW dengan cara bersederhana dan tidak unsur mehah, maksiat dan kemungkaran; dilarang sama sekali berhutang yang membebankan.Dalam menganjurkan agenda berkaitan Walimatulurus,etika berbudaya mengikut adat resam bangsa masing-masing adalah dibolehkan,namun perlu diingat agar penganjurannya perlulah selari dengan apa yang dianjurkan oleh Islam tanpa mempunyai rasa gharar(was-was)dalamnya.Juga tidak mempunyai pengaruh adat berunsur keagamaan dan kepercayaan yang dicedok dari agama lain.Islammelarang aktiviti persandingan seperti yang menjadi adat kebiasaan dalam masyarakat melayu khususnya kerana perbuatan tersebut telah menampakkan pengaruh Hindu-Buddha seperti aktiviti merenjis dan menepung tawar,selain memperlihatkan pasangan pengantin yang bergaya dan bersolek secara terus kepada hadirin.Hal ini akan pasti akan menimbulkan rasa bangga oleh pasangan pengantin dan menimbulkan rasa(seperti cemburu,gersang dan was-was)dari kalangan hadirin yang melihat aktiviti persandingan tersebut.

Konsep yang diharamkan dalam Islam

Konsep rahbaniyah

Perkataan rahbaniyah bermasud kerahiban atau kependetaan, atau kehidupan paderi. Di dalam Islam, membujang tidak dianggap sebagi satu etika atau cara bagi mendekatkan diri dengan Tuhan seperti yang dilakukan oleh agama Kristian, Buddha, Jain dan sebagainya. Sebagai contoh, agama Buddha ada menyebut tiga aspek yang perlu dimiliki oleh seorang sami iaitu kefakiran, ketabahan dan kelanjangan (membujang). Mengikut agama Buddha, jika seseorang mahu membebaskan dirinya dari nafsu duniawi dan keperluan jasmaniah maka ia akan sampai kepada hakikat diri yang sebenarnya dan dapatlah ia masuk ke dalam Nirwana
Dalam agama Kristian ada ajaran yang menggalakkan penganutnya mengamalkan hidup membujang. Sejak abad ke-5 lagi, orang begitu kagum dengan golongan paderi yang hidup membujang dan sekiranya golongan paderi mahu dihormati dan mengekalkan kuasa mereka, amatlah berfaedah sekiranya mereka memisahkan diri mereka dari orang biasa dengan cara menjauhkan diri dari perkahwinan. Mereka juga berpendapat bahawa paderi yang berkahwin lebih rendah tarafnya dari paderi yang terus membujang kerana perkahwinan bererti tunduk kepada nafsu. Saint Paul berkata, “Sekiranya mereka tidak boleh tahan, biarlah mereka berkahwin akan tetapi seseorang yang benar-benar suci mesti sanggup menahan diri dari berkahwin.” Oleh yang demikian, taraf membujang di kalangan paderi dianggap memelihara moral gereja .
Selain itu, perkahwinan juga ditolak oleh golongan bukan paderi mahupun sami seperti golongan yang terlalu sibuk mengejar kekayaan material dan memberi alasan kesibukan bekerja sebagai penghalang membina rumahtangga.

Konsep ibahiyah

Istilah ibahiyah diambil dari perkataan yang bermaksud membolehkan. Selain itu, ibahiyah membawa maksud membolehkan atau membebaskan tanpa batas seperti pergaulan seks bebas, homoseksual, lesbian dan sebagainya. Gejala sebegini wujud kerana sikap mereka yang menolak konsep institusi perkahwinan.

Pergaulan bebas: Pendirian Islam dalam pertemuan antara lelaki dan perempuan adalah tidak diharamkan sebaliknya ia diharuskan atau dituntut jika ia menjurus kepada matlamat yang mulia seperti mencari ilmu yang bermanfaat, amal ibadat, perkara kebajikan, jihad dan perkara-perkara lain yang memerlukan pengembelingan tenaga antara kedua-duanya. Namun setelah meluaskan arus pemikiran Barat dan seruan kebebasan wanita, pergaulan bebas telah digariskan oleh al-Qardhawi sebagai
* keruntuhan akhlak
* wujudnya anak-anak yang tidak sah tarafnya (anak luar nikah)
* Merebaknya pelbagai penyakit membahaya
* Banyaknya terdapat andartu serta lelaki yang terus membujang
* Berlakunya keruntuhan rumahtangga kerana perkara-perkara yang remeh

Amalan seks bebas: Kegilaan Barat yang memilih cara hidup ‘hidonistik’ iaitu mementingkan keseronokan dan tidak terikat dengan tanggungjawab menyebabkan amalan seks rambang dan bebas berleluasa dan mempengaruhi masyarakat dari benua lain untuk bersama mereka mengejar keseronokan duniawi tanpa mempedulikan dunia selepas mati. Menurut perangkaan Kementerian Kesihatan Singapura (MOH) sebanyak 18.7% daripada 13,753 kes pengguguran kandungan dilakukan di Singapura pada tahun 1999 melibatkan wanita Melayu atau Islam. Menurut MOH lagi, hampir 41% pengguguran dilakukan oleh wanita dari semua kaum dan agama yang belum berkahwin, janda dan berpisah dengan suami


Homoseksual & Lesbian: Pasangan homoseksual atau gay lebih dikenali sebagai perhubungan antara lelaki dengan lelaki dan lesbian sebagai perhubungan antara wanita dengan wanita. Mereka menjalani hidup seperti suami isteri dan beberapa negara Barat telah menghalalkan perkahwinan sejenis. Bahkan sesetengah gereja dan paderi terus meraikan perkahwinan yang sememangnya dihalang oleh semua agama termasuk Kristian sendiri. Manakala di Malaysia, pertubuhan seperti Human Right Watch bagi rantau Asia menyeru supaya Malaysia menghalalkan homoseksualiti dan lesbian. Artikel seperti “Homosexuality is not a Sin”menjelaskan hujah-hujah yang dilihat secara sepintas lalu ianya boleh menyakinkan orang ramai.. Selain itu akhbar The Star pada 26 Mei 1998 pernah melaporkan semasa pelancaran ‘Women’s Agenda For Change’, Avy Joseph ada menyebut bahawa kita perlu membenarkan lesbianisme sebagai tanda masyarakat yang toleran.
 

Tengah Tepi Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez